Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan akan membagikan ribuan kain seragam. Kain seragam ini guna memenuhi janji bagi siswa dan siswi mulai tingkat SD, MI Negeri Swasta, SMP, MTs Negeri Swasta se Kota Pasuruan beserta ongkos jahitnya.
Rencananya kain seragam itu akan diberikan kepada siswa-siswa dalam minggu ini. Seragam ini nantinya akan diberikan secara serentak ke setiap masing-masing sekolah.
“Sekarang sudah kita distribusikan kesekolah masing-masing kainnya. Lalu untuk pembagiannya menunggu instruksi dimana kami mengharapkan dibagikan secara serentak, insyaallah dalam minggu ini sudah diberikan kemasing-masing siswa,” kata Mualif Arif Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan.
Menurut Ayik sapaan akrapnya, jumlah siswa dan siswi yang mendapat bantuan kain seragam berjumlah sekitar 32 ribu. Setiap masing-masing murid akan mendapatkan 2 kain seragam.
Seragam untuk SD sederajat yakni kain merah putih dan pramuka. Sementara untuk SMP sederajat mendapat kain biru putih dan pramuka, sekalian ongkos jahitnya.
“Setiap murid mendapatkan 2 kain seragam merah putih dan pramuka untuk tingkat SD sederajat sekaligus ongkos jahitnya. Sedangkan yang SMP sederajat mendapatkan kain seragam biru putih dan pramuka plus ongkos jahitnya,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Lebih lanjut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan untuk biaya ongkos jahitnya satu kain seragam itu sebesar 75ribu, sehingga jika ada dua kain total ongkos yang diterima yakni Rp 150 ribu.
Untuk pengambilan uang pengganti jahitan Dispendik bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Pasuruan. Dimana setiap siswa nanti akan di buatkan buku tabungan secara gratis atau tidak pakai biaya pendaftaran awal.
“Untuk ongkos jahit setiap siswa itu akan memerima sebesar Rp 150 ribu. Sedangkan untuk pencairannya sendiri kami bekerjasama dengan Bank Jatim, jadi setiap siswa nanti akan mendapatkan buku tabungan yang sudah berisi saldo untuk ongkos jahit kain seragamnya tersebut,” pungkasnya. [ada/but]






