Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Terbaru, langkah nyata diwujudkan melalui peresmian Gedung Rawat Inap tiga lantai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangkembang, Kecamatan Babat, yang dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Rabu (30/4/2025).
Dengan hadirnya gedung baru ini, kapasitas rawat inap RSUD Karangkembang meningkat menjadi 36 ranjang pasien, memberikan ruang lebih luas bagi warga yang membutuhkan perawatan medis. Penambahan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Lamongan untuk mendekatkan dan mempermudah akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah Babat dan sekitarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur, yang akrab disapa Pak Yes, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di Lamongan terus mengalami perubahan positif. Ia menyebutkan bahwa hal itu juga tercermin dalam meningkatnya usia harapan hidup masyarakat. “Saat ini indeks harapan hidup masyarakat Lamongan mencapai 75 tahun,” kata Pak Yes.
Selain peningkatan sarana, program inovatif juga terus dikembangkan. Salah satunya adalah Laserku (Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah), yang hingga kini telah memberikan layanan kepada lebih dari 1.300 warga. Program ini menjadi bukti konkret bahwa pelayanan kesehatan di Lamongan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga aktif menjangkau langsung ke rumah-rumah.
“Kami juga terus berusaha mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Untuk di wilayah Pantura, tahun ini RSUD Ki Ageng Brondong akan diresmikan,” ucap Pak Yes.
Tak hanya mengandalkan pembangunan fisik dan program daerah, Pemkab Lamongan juga memaksimalkan pemanfaatan program kesehatan dari Pemerintah Pusat, seperti Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Herwidhiyah Sidayatri, sejak Februari hingga April 2025, sebanyak 110.360 warga atau sekitar 22,42 persen dari populasi telah mengikuti PKG.
“Antusias masyarakat mengikuti PKG terus meningkat, Kabupaten Lamongan saat ini menduduki peringkat ketiga di Jawa Timur. Dari bulan lalu, ada kenaikan sebanyak 48.000,” tuturnya.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Lamongan menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang serius dalam membangun sistem kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. [fak/suf]






