Kediri (beritajatim.com) – Sebanyak 282 kafilah mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kediri 2022. Mereka berlomba selama tiga hari berturut-turut memperebutkan juara dan menjadi qori-doriah serta hafidzah terbaik.
Ketua Majelis dari Golongan Khattil Qur’an, Achmad Yusron menyampaikan, Musabaqoh Khattil Qur’an terdiri dari 4 golongan, mulai dari naskah, lisan pusat, dekorasi, dan konteporer.

Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Setingkat Kabupaten Kediri tahun 2022 dibuka di gedung Convention Hall SLG Kabupaten Kediri. Kegiatan perlombaan diselenggarakan di area masjid An-Nur Pare.
Peserta berkompetisi menunjukan bakat terbaiknya guna nantinya yang mendapatkan juara akan menjalankan kompetensi di tingkat Jawa timur mewakili Kabupaten Kediri.
Cabang lomba ini pun terbagi menjadi 8 Cabang yaitu terdiri dari Tilawah AI-Qur’an
Golongan Dewasa dan Qira’at AI Qur’an, Hifzh Al-Qur’an Golongan 20 dan 30 Juz, Hifzh Al Quran
Golongan 10 Juz, Tilawah Al Quilan Golongan Tartil Al-Quran, Tilawah Al Quran Golongan Anak-anak, Tilawah Al-Qur’an Golongan Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an Golongan Remaja, serta Khat Al-Qur’an.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]Dari kedelapan cabang, ada satu jenis cabang yang lebih banyak menarik perhatian, cabang Khat Al-Qur’an. Dimana para peserta berfokus pada seni menulis Arab dengan indah yang merupakan warisan budaya umat Islam yang terus berkembang sampai saat ini sehingga dapat dijumpai dalam berbagai gaya, bentuk, serta ornamen pendukungnya.

“Dari banyak kecamatan di kabupaten Kediri saya lihat semuanya bersaing dengan ketatat karena yang lolos nasional kemarin juga terbagi dari beberapa kecamatan sedangkan ini saya melihat kekuatan dalam kompetisi ini hampir merata dan lebih banyak dari tahun kemarin. Terlebih kegiatan ini baru berlangsung setelah pandemi 2 tahun lamanya,” tambahnya.
Selain itu pada ketujuh cabang lain juga dijelaskan oleh Sabrudin Abror, selaku Ketua Cabang Tilawah.

Semuanya memiliki teknis perlombaan masing-masing, serta tingkat bersaing yamg berbeda. Sabarudin juga menambahkan kedepannya semoga Kabupaten Kediri banyak mewakili Jawa timur dan tingkat nasional untuk beberbagai cabang.
“Semoga kegiatan sebagai ajang tahunan yang menjadi lebih baik di segala aspek dan untuk seluruh peserta di harapkan terus berlatih,” tutupnya. [adv kominfo/nm]






