Ponorogo (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggaet penari jathil kondang untuk maju dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Seniman reog yang digaet oleh PKB itu adalah Urul Hidayati. Ia akan menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) PKB untuk Pileg 2024 tingkat Kabupaten Ponorogo.
Penari jathil yang mempunyai nama panggung Aya Chikamatzhu itu, merepresentasikan kaum milenial dan perwakilan dari seniman. Tak heran, untuk meraup suara dari pemilih pemula yang milenial, pemilik pengikut di instagram mencapai 470 ribu itu dipinang partai yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar atau belakangan disebut Gus Imin.
“Ketika ada anak muda bisa duduk di kursi DPRD, saya rasa apa yang menjadi aspirasi milenial bisa ditampung,” kata Ketua DPC PKB Ponorogo Ibnu Multazam, Selasa (2/5/2023).
BACA JUGA:
KPU Ponorogo Buka Pengajuan Bacaleg DPRD 1-14 Mei 2024
Apalagi, Aya Chikamatzhu tidak hanya mewakili anak muda, salah satu jathil kondang milik Ponorogo itu juga bisa mewakili para seniman. Dimana dengan kesenian reognya, Ponorogo merupakan gudangnya seniman. Terlebih lagi, kata Multazam, wakil rakyat di DPRD Ponorogo yang berlatar belakang seniman juga belum ada.
Dengan, majunya Aya Chikamatzhu pada Pileg 2024, menjadi harapan nantinya bisa membawa aspirasi para seniman di Gedung yang berada di timur Alun-alun Ponorogo tersebut. “Dengan adanya wakil rakyat dari kalangan seniman, harapannya bisa menjembatani aspirasi para seniman di Ponorogo untuk diperjuangkan oleh para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Ponorogo,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Aya Chikamatzhu. Kesediaannya maju menjadi bacaleg dari PKB tidak lain karena belum adanya perwakilan seniman dan kaum muda di DPRD Ponorogo. Para seniman yang menguri-uri Reog Ponorogo belum mendapatkan perhatian yang baik dari pemerintah.
BACA JUGA:
Urus Surat Bebas Narkoba di Blitar, Bacaleg Kutai Positif
“Seniman ini jarang diperhatikan pemerintah. Saya ingin mewakili dan menampung uneg-uneg mereka supaya diperjuangkan dan diperhatikan,” kata Aya.
Sebagai pelaku seni yang sudah bertahun-tahun melestarikan tarian Reog Ponorogo, Aya tahu betul apa yang menjadi keinginan dari para seniman di Ponorogo. Menjadi wakil rakyat, salah satu solusi untuk memperjuangkan keinginan dari rekan-rekan sejawatnya tersebut.
Apalagi Ia menyadari, keinginan itu belum bisa diwujudkan secara maksimal oleh pemerintah. “Tentu teman-teman akan lebih terbuka menyuarakan uneg-unegnya kepada saya, dibandingkan kepada orang lain atau pemerintah,” pungkasnya. [end/suf]






