Jakarta (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda memprediksi puncak kemarau di sebagian besar daerah di Jatim terjadi Agustus dan September 2022. Terkait hal tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan upaya-upaya preventif.
“Disamping melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota setempat terkait ancaman bencana saat musim kemarau, khususnya bencana kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan,” ujar Bamsoet, sapaan Bambang, Selasa (2/8/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kemarau”]
Dia pun meminta pemerintah daerah setempat bersama BPBD bersiaga dalam menerima setiap laporan daerah yang masuk terkait kebencanaan ataupun kedaruratan saat puncak musim kemarau terjadi. Politikua Partai Golkar itu juga mendorong pemda untuk mengingatkan masyarakat hingga petani terkait puncak musim kemarau di beberapa daerah khususnya wilayah Jatim, agar menghindari aktivitas membuat api dan membuang puntung rokok sembarangan di sekitar lahan yang mudah terbakar
“Saya juga meminta petani agar mewaspadai kondisi anomali cuaca pada musim kemarau yang dapat berdampak kerugian bagi para petani,” ujarnya. (hen/kun)






