Blitar (beritajatim.com) – Pembagian seragam sekolah gratis untuk 4.006 murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Blitar pada 2023 ini molor. Padahal, seharusnya baju seragam tersebut selesai dibagikan awal Juli 2023 lalu sehingga bisa dikenakan siswa saat memasuki tahun ajaran baru.
Namun nyatanya, hingga masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) selesai, para murid SD dan SMP asli Kota Blitar yang mendapatkan jatah seragam gratis belum menerima haknya. Dinas Pendidikan Kota Blitar pun memberikan jawaban atas keterlambatan pembagian baju seragam sekolah itu.
Belum cairnya ongkos jahit kain seragam, menjadi penyebab utama molornya distribusi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan.
“Kain sudah ready, tapi ongkos jahit masih berproses (pencairan) karena bentuknya uang cash. Akan dibagikan secara bersamaan nanti,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi, Rabu (2/8/2023)
Dinas Pendidikan Kota Blitar sendiri saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mempercepat proses pencairan ongkos jahit segaram. Informasi sementara yang didapat oleh Dindik Kota Blitar saat ini pencairan ongkos jahit tengah diproses sehingga pembagian baju seragam bisa segera dilakukan.
BACA JUGA:
Pengguna Android di Blitar Bisa Urus IKD, iPhone Tunggu Dulu
Sesuai dengan janji Pemerintah Kota Blitar, seluruh murid SD dan SMP di Bumi Bung Karno berhak menerima baju seragam gratis beserta ongkos jahitnya. Total ada 2263 siswa SD dan 1743 murid SMP yang berhak menerima seragam gratis pada tahun ajaran baru 2023 ini.
“Kami berharap juga secepatnya cair yang jelas sekarang masih proses, pekan ini semoga bisa segera tuntas dan cepat dibagikan,” imbuh Samsul.
Imbas belum dibagikannya seragam gratis tersebut, para siswa di Kota Blitar masih harus mengenakan baju yang lama. Dinas Pendidikan Kota Blitar pun juga meminta kepada seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk tidak membebani siswa agar mengenakan baju baru.
BACA JUGA:
Gus Iqdam Buka Kangean Drag Championship 2023 di Blitar
“Kami tegaskan ke sekolah untuk mempersilahkan siswa menggunakan seragam lama yang masih layak, sambil menunggu seragam gratis ini dibagikan,” tegasnya.
Diketahui Pemerintah Kota Blitar menjanjikan setiap siswa akan memperoleh 3 pasang kain seragam gratis ditambah biaya jahit. Adapun biaya jahit untuk kain seragam SD adalah sebesar Rp100 ribu sementara untuk tingkatan SMP adalah Rp110 ribu.
Kini para siswa SD dan SMP di Kota Blitar pun masih menunggu realisasi pembagian baju seragam gratis yang dijanjikan oleh Pemda. [owi/beq]






