Surabaya (beritajatim.com) – Insiden pembacokan Abdul Bahri (43) warga Tambak Deres, yang dilakukan keponakannya sendiri, Badrus, di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Lama pada Kamis (8/9/2022) siang telah selesai dengan cara kekeluargaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Suryadi. Ia mengatakan, pihaknya telah mendatangi beberapa keluarga korban dan menghimbau untuk membuat laporan supaya dapat dilakukan proses lebih lanjut.
Namun, pihak keluarga hingga kini enggan melapor dan beralasan urusan tersebut adalah urusan keluarga.
“Saya sudah datang ke beberapa keluarga suruh buat laporan tapi gak mau, alasan masih paman sama keponakan, diselesaikan kekeluargaan gitu, kemarin hari Minggu saya juga ke THP menemui kakaknya, juga gak mau lapor,” katanya, Selasa (20/09/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bacokan-surabaya”]
Kendati permasalah kedua belah pihak diklaim selesai dalam kekeluargaan, hingga kini polisi belum mendapat surat perdamaian dari keluarga korban dan pelaku. Hal ini menurut AKP Suryadi perlu, supaya permasalahan ini benar-benar menemukan titik kejelasan.
“Iya Mas. Tapi saya belum dapat surat perdamaian, nanti tak minta juga buat pegangan saya,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Pedagang THP (Taman Hiburan Pantai) Kenjeran Lama digegerkan aksi carok antara paman dan ponakan, Kamis (8/9/2022). Dalam aksi tersebut, Dul Bahri dibacok tangannya hingga nyaris putus oleh keponakannya sendiri Badrus.
Saleh (34) salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut mengatakan jika setelah terlibat perdebatan sengit di dalam THP Kenjeran Lama, keduanya lalu keluar dan terlibat adu fisik. Namun Badrus ternyata telah membawa celurit untuk menyerang Dul Bahri.
“Akibatnya tangan kiri Dul Bahri nyaris putus kena sabetan celurit. Untung saja warga setempat langsung melerai sehingga korban tak luka lebih parah. Tadi juga ada Ibu-Ibu menyiramkan air,” terang Saleh.
Usai membacok pamannya, Badrus langsung kabur entah kemana. Saat ini petugas Polsek Kenjeran sedang memburunya. Sedangkan Dul Bahri ditolong warga lalu dilarikan ke UGD dr Soetomo. (ang/ted)






