Pasuruan (beritajatim.com) – Wisata transit pemandian air panas wong kepulungan akan menjadi icon wisata Kabupaten Pasuruan dalam pameran tunggal yang akan digelar di Jakarta pada 30 Oktober mendatang. Hal ini dikatakan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat mendatangi peresmian kolam baru di pemandian air panas di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Irsyad juga mengatakan bahwa setiap desa di Kabupaten Pasuruan mempunyai potensi besar dalam mengembangkan kawasannya. Seperti halnya di Desa Kepulungan ini, yang dimana didapati adanya sumber air panas dan.menjadi satu-satunya di Kabupaten Pasuruan.
Sehingga dalam hal ini, Gus Irsyad sapaan akrabnya mengatakan bahwa pemerintah daerah harus terus mensuport destinasi-destinasi baru. Dengan adanya destinasi baru ini nantinya akan membangkitkan perekonomian yang ada di Kabupatem Pasuruan setelah adanya wabah Covid-19.
“Peluang memajukan wisata di Kabupaten Pasuruan ini sangat terbuka luas, seperti yang kita lihat saat ini banyak berdiri caffe maupun wisata. Ditambah lagi dengan ucapan pak Presiden yang menjadikan Gunung Bromo menjadi satu dari 10 tujuan wisata di Indonesia,” kata Irsyad, Rabu (23/8/2023).
Baca Juga: Persik tak Merasa Diuntungkan Walaupun PSIS Tampil Pincang
Namun, Gus Irsyad juga memberikan beberapa catatan kepada pemerintah desa, yang dimana dalam hal ini merupakan Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono. Gus Irsyad berpesan agar terus berinovasi dan mengembangkan wisata pemandian air panas kepulungan.
Seperti halnya dalam pembangunan fasilitas umum dan juga taman bermain anak-anak. “Saya saran untuk membuat mini zoo, selain untuk wisata bisa untuk tempat edukasi bagi anak-anak,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Didik Hartono mengatakan bahwa dirinya akan terus menata dan membangun pemandian air panas kepulungan. Sehingga nantinya pemandian air panas kepulungan ini bisa bermanfaat bagi warganya.
Baca Juga: WOM Finance Donasikan Tempat Sampah ke Warga Klitik Ngawi
“Sekarang sudah ada 75 UMKM yang didalamnya merupakan warga Kepulungan. Semuanya turut berpartisipasi untuk membangkitkan ekonomi, dan ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat,” kata Didik. (ada/ian)






