Tuban (beritajatim.com) – Pelunasan biaya haji oleh para Jemaah Calon Haji (CJH) resmi ditutup hari ini jumat (05/05/2023) di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Tuban.
Bersumber dari data Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, total CJH 1053 baru 89 persen yang sudah melunasi.
Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Tuban, Ashabul Yamin mengungkapkan, hari ini pukul 15.00 Wib sudah resmi ditutup untuk pelunasan biaya haji tahun 2023, untuk jumlah sementara ada 1053 calon jemaah haji.
“Kabupaten Tuban mendapatkan jatah 1051 jemaah, jadi lebih dua, sedangkan ada 107 jemaah cadangan,” ujar Ashabul Yamin.
Pria asli Kradenan Palang ini juga menambahkan, karena baru saja ditutup hari ini, pihaknya belum bisa mengklasifikasi kategori jemaah, sebab ada yang sudah melakukan pelunasan tapi belum membuat laporan.
“Baru 89 persen, kemungkinan ada yang sudah melunasi tapi belum laporan ke kita,” ujar dia.
Yamin menambahkan, setelah tahapan pelunasan selesai, direncanakan pada bulan Mei Kabupaten Tuban mendapatkan pemberangkatan gelombang pertama atau kloter pertama.
“Nanti ada karantina jemaah, serta sebelum itu akan dilakukan manasik haji,” terang Yamin.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/kasus-sapi-terserang-lato-lato-di-tuban-meningkat/
Menurut Yamin, Kemenag akan menjadwalkan kegiatan manasik atau pelatihan ibadah haji sebanyak 8 kali di 14 titik yang ada di Kecamatan Kabupaten Tuban.
“2 kali dilaksanakan di Kabupaten dan 6 kali di Kecamatan yang tersebar di 14 titik,” tambahnya.
Ia juga memberikan informasi bahwa urutan kloter, pihaknya masih menunggu informasi setelah seluruh biaya pelunasan haji selesai dibayarkan pada hari ini. Pengumuman urutan kloter akan muncul setelah tanggal 5 Mei 2023.
“Harapan kami pemberangkatan haji tahun ini dapat berjalan lancar, apa yang perlu diperbaiki dari tahun sebelumnya akan kami perbaiki, yang pasti kami akan memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya. [ayu/ted]






