Gresik (beritajatim.com) – Cuaca buruk yang melanda perairan Laut Jawa memaksa penundaan pelayaran rute Gresik–Bawean. Dua kapal yang melayani penyeberangan menuju Pulau Bawean tertahan di pelabuhan demi keselamatan penumpang dan awak kapal, Rabu (4/3/2026) hingga Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan laporan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Perak Surabaya, kondisi gelombang di perairan Jawa Timur berada pada kategori gelombang sedang (Moderate Sea) dengan ketinggian 1,54 hingga 2,19 meter. Kecepatan angin di perairan selatan Pulau Bawean dan sekitar Lamongan tercatat mencapai 40 knot.
Akibat kondisi tersebut, kapal Ro-Ro KMP Gili Iyang yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Bawean pada Rabu malam terpaksa menunda pelayaran hingga kondisi cuaca dinyatakan aman. Kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry itu masih bersandar dan belum mendapatkan izin berlayar.
Penundaan juga dilakukan kapal cepat Express Bahari 3F yang sedianya melayani penyeberangan pada Kamis pagi. Operator memilih menghentikan sementara operasional karena kondisi laut belum kondusif.
Kasi KBPP KSOP Kelas II Gresik Capt H Mochamad Firmawan membenarkan penundaan tersebut. Ia menegaskan keputusan diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan pelayaran.
“Operator kapal sudah memberitahukan penundaan ini. Pelayaran akan dilakukan kembali setelah kondisi cuaca membaik,” ujarnya.
Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, KSOP Gresik bersama pemangku kepentingan terus berkoordinasi untuk memastikan transportasi laut tetap aman, khususnya bagi warga Bawean yang hendak pulang kampung.
“Semoga saat arus mudik nanti cuaca sudah kembali bersahabat sehingga masyarakat Bawean bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Penundaan ini turut dirasakan calon penumpang. Zainullah, warga Sangkapura, Pulau Bawean, yang berencana pulang pada Rabu malam setelah menyelesaikan pekerjaan di daratan Jawa, terpaksa menunda perjalanan dan kembali menginap di penginapan sekitar pelabuhan.
“Rencananya mau pulang malam ini setelah selesai tugas di Jawa. Tapi karena ada informasi cuaca buruk, ya terpaksa menunda dulu,” pungkasnya. [dny/beq]






