Ringkasan Berita:
- Sebanyak 180 calon karyawan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Lamongan mulai menjalani pelatihan teknis dan manajerial.
- Pelatihan digelar PT Agrinas Pangan Nusantara bersama Kodim 0812 Lamongan di dua lokasi strategis.
- Program ini menjadi tahap final sebelum 90 KDKMP di Lamongan beroperasi penuh dalam waktu dekat.
- KDKMP diproyeksikan memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan desa di Kabupaten Lamongan.
Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan calon karyawan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan mulai menjalani pelatihan intensif yang digelar PT Agrinas Pangan Nusantara bersama Kodim 0812/Lamongan sebagai persiapan akhir menjelang operasional penuh 90 KDKMP di berbagai wilayah Lamongan dalam waktu dekat.
Sebanyak 180 peserta mengikuti pelatihan tersebut di dua lokasi utama, yakni KDKMP Sidorejo, Kecamatan Deket, dan KDKMP Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan Kota, Senin (11/5/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian penting dari pematangan sumber daya manusia guna memastikan seluruh unit KDKMP mampu beroperasi secara profesional, mandiri, dan efektif dalam mendukung distribusi pangan masyarakat desa.
Supervisor PT Agrinas Pangan Nusantara, Arnold, hadir sebagai pemateri utama dengan memberikan pembekalan teknis dan manajerial kepada peserta, mulai dari tata kelola operasional, standardisasi pelayanan, hingga strategi distribusi pangan yang efisien.
“Kami berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten. Peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai alur kerja dan sistem integrasi PT Agrinas Nusantara agar nantinya KDKMP dapat berjalan mandiri dan profesional,” kata Arnold, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, keberhasilan KDKMP sangat bergantung pada kesiapan personel di lapangan, sehingga pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam menjalankan koperasi sebagai pilar distribusi pangan desa.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan semangat pengabdian bagi seluruh calon karyawan KDKMP.
“KDKMP bukan sekadar unit usaha, melainkan upaya nyata kita bersama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat Lamongan. Saya minta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius. Kalian adalah ujung tombak keberhasilan program ini di lapangan,” katanya.
Dandim menilai kehadiran KDKMP memiliki peran strategis dalam memperpendek rantai distribusi pangan, sehingga manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan petani, produsen lokal, dan konsumen di tingkat desa.
Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, program ini juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis koperasi modern yang terintegrasi.
“Pelatihan ini merupakan tahapan final sebelum 90 KDKMP di Lamongan beroperasi secara penuh. Dengan adanya kolaborasi antara TNI melalui jajaran Babinsa dan pihak PT Agrinas, diharapkan program ini menjadi percontohan sinergi dalam membangun kedaulatan pangan nasional dari tingkat akar rumput,” ucapnya. [fak/beq]





