Surabaya (beritajatim.com) – Meski sempat unggul 2-1 pada babak pertama, Persebaya akhirnya gagal meraih kemenangan kandang saat takluk dari Persib dengan skor 2-3, Sabtu (10/10/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama bagi Persebaya Surabaya di bawah kepemimpinan Josep Gombau. Menurut Gombau, setelah kebobolan gol pertama, timnya berupaya memperbaiki pertahanan yang cukup baik, dan hasilnya Bruno Moreira berhasil mencetak gol setelah kebobolan tersebut.
Gombau mengakui bahwa timnya banyak melakukan kesalahan dalam pertandingan melawan Persib Bandung. Salah satu kesalahan yang harus diperbaiki oleh tim asal Surabaya adalah aspek taktikal dan upaya menjaga serangan lawan.
“Kami menghormati permainan Persib Bandung karena mereka memiliki pertahanan yang cukup baik. Namun, kami juga melakukan kesalahan sendiri seperti masalah penjagaan pemain lawan dan pelanggaran. Hal ini membuat kami merasa kecewa karena tim kami seharusnya tidak mendapat hasil seperti ini,” ungkap Gombau.
Sementara itu, Riswan Lauhin, pemain Persebaya Surabaya, menyatakan kekecewaannya atas hasil kekalahan di kandang sendiri. Menurutnya, para pemain telah bekerja keras, tetapi sayangnya mereka tidak beruntung dalam pertandingan ini. Ia berharap pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi, terutama untuk memperbaiki komunikasi di lini belakang tim. “Komunikasi kami kurang, semoga pertandingan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ujarnya.
Meskipun Persebaya sempat unggul pada babak pertama dengan skor 2-1, performa tim asal Surabaya ini tidak sesuai dengan harapan karena terlalu banyak pelanggaran dan pertahanan yang kurang kuat, sehingga memudahkan Persib untuk melakukan serangan dan akhirnya menundukkan Persebaya dengan skor 2-3. (way/kun)
BACA JUGA: Akun Fansbase Persebaya Ganggu Konsentrasi dengan Sebut 6 Pemain Hengkang, Manajer Membantah






