Kediri (beritajatim.com) – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) resmi melantik pengurus Cabang Kediri periode 2026 – 2029 di Hotel Insumo Palace Kediri, pada Kamis (9/4/2026). Sebagai cabang ke-46 secara nasional, kehadiran cabang baru ini bertujuan untuk memperkuat layanan dan edukasi perpajakan bagi masyarakat di Kediri dan wilayah sekitarnya.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IKPI periode 2024 – 2029, Vaudy Starworld, yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Ketua IKPI Cabang Kediri, Sugiyanti, serta pengucapan sumpah jabatan oleh seluruh pengurus untuk menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Adapun susunan pengurus IKPI Cabang Kediri terdiri dari Ketua Sugiyanti, Wakil Ketua Suwandi Sudarsono, dan Sekretaris Yahuda Rufus Nanda Pratama. Bidang Humas Kerjasama dan Kemitraan dikoordinatori Agung Nugroho dengan anggota Mardiyanto dan Danang Tri Rukminto Putro, sementara Bidang Pendidikan dan PPL dipimpin Ismayantika Dyah Puspasari bersama anggota Endrik Nur Saputro.
Usai pelantikan, Vaudy Starworld menegaskan bahwa kehadiran IKPI di Kediri menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan konsultan pajak kepada masyarakat. “IKPI Kota Kediri ini adalah cabang yang ke-46 bagi kami Asosiasi Ikatan Konsultan Pajak Indonesia di Indonesia. Ini menegaskan kami bahwa IKP itu hadir di tengah-tengah masyarakat, saat ini kami hadir di Kota Kediri dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, IKPI tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi diharapkan aktif membantu wajib pajak. “Harapan kami kehadiran IKP ini bukan hanya sebagai simbol, bukan hanya sebagai organisasi yang diam, tapi kami berharap IKPI cabang Kota Kediri ini berperan aktif. Kami juga berharap masyarakat wajib pajak dapat bertanya kepada anggota-anggota kami, anggota IKPI di Kota Kediri ini bilamana ada kendala-kendala perpajakan,” pintanya.
Menurut Vaudy, tantangan utama cabang baru meliputi kekompakan pengurus, penerimaan dari wajib pajak, serta konsistensi dalam menjalankan program kegiatan. “Cabang baru itu tantangannya sangat banyak. Yang pertama dari kekompakan dari pengurus. Tantangan yang kedua adalah bagaimana supaya bisa masuk ke para wajib pajak. Kemudian yang ketiga untuk mengaktifkan kegiatan-kegiatan IKPI di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam hal edukasi, IKPI telah menyiapkan berbagai program rutin. “Kami ada edukasi-edukasi, ada beberapa edukasi antara lain sosialisasi. Ada peraturan-peraturan terbaru, kami ada edukasi setiap hari Kamis. Pengisian SPT tahunan, orang pribadi atau badan,” tambahnya.
Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri oleh Ketua IKPI Pengurus Daerah Jawa Timur, Zeti Arina, yang menyebut bahwa Kediri sebagai cabang keempat di Jawa Timur setelah Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. Ia menjelaskan cakupan wilayah IKPI Kediri meliputi Kediri, Blitar, Tulungagung, Nganjuk hingga Trenggalek.

“Untuk Jawa Timur itu cabangnya ada Surabaya, kemudian ada Sidoarjo, kemudian sekarang Malang. Ini cabang yang keempat itu Kediri, mereka meliputi beberapa wilayah,” ungkapnya.
Zeti juga menegaskan peran IKPI sebagai mitra Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam membantu masyarakat memahami regulasi perpajakan. “Kita juga menjadi mitra dengan pihak DJP, kita juga bisa membantu mungkin kesulitan-kesulitan masyarakat, biasanya kalau misalnya ada kesulitan terkait pemahaman peraturan perpajakan.”
Ke depan, IKPI Jawa Timur menargetkan pembentukan tiga pengurus daerah untuk memperluas jangkauan layanan mengikuti struktur Kantor Wilayah DJP. Selain itu, pembentukan cabang di Kediri didorong oleh kebutuhan pemerataan layanan serta jumlah anggota yang telah memenuhi syarat minimal.
Sementara itu, Ketua IKPI Cabang Kediri, Sugiyanti, menyampaikan, fokus utama kepengurusan baru adalah sosialisasi dan edukasi perpajakan kepada masyarakat luas. “Karena kita masih baru, yang pertama kita akan banyak melakukan agenda untuk sosialisasi, mengenalkan bahwa di Kediri itu sudah ada konsultan pajak, sudah ada cabang IKPI cabang Kediri yang baru gitu,” ujarnya.
Ia menambahkan, program awal yang akan dilakukan adalah membantu wajib pajak dalam pelaporan SPT tahunan. “Beberapa program yang nantinya akan kita laksanakan di tahun 2026 dan seterusnya, diantaranya adalah kita akan membantu wajib pajak untuk pertama paling dekat ini kita mau bantu mereka untuk lapor SPT tahunan saja,” terangnya.
Selain itu, IKPI Kediri juga akan menggelar kegiatan sosial seperti donor darah serta edukasi rutin baik secara online maupun offline yang menyasar masyarakat umum, perguruan tinggi, hingga pelajar SMA/SMK.
“Karena seperti yang tadi saya sampaikan bahwa aturan perpajakan itu enggak hanya satu dan banyak masyarakat kita itu yang awam yang tidak mau mengenal pajak itu ya. Nah, itu tantangan kita. Jadi kita harus mendekati mereka supaya mau lebih aware terkait perpajakan,” jelas Sugiyanti.
Saat ini, IKPI Cabang Kediri memiliki 34 anggota dan telah membuka sekretariat di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, yang dapat diakses masyarakat untuk layanan konsultasi perpajakan secara langsung maupun melalui anggota yang telah dikenal. [nm/kun]






