Surabaya (beritajatim.com) – Identitas pelaku jambret handphone di Jalan Sidoyoso Selasa (15/11/2022) sore terungkap. Ia adalah Wahyu (32) asal Jalan Bulak Banteng Lor, Surabaya. Dari pengakuannya ke penyidik Wahyu nekat menjambret lantaran tak punya uang untuk beli susu anaknya.
Hal tersebut disampaikan oleh Wahyu saat ditanyai anggota Unit Reskrim Polsek Kenjeran. Kepada polisi, ia mengaku jika membutuhkan uang lantaran ayahnya sedang sakit dan membutuhkan uang untuk beli susu anaknya.
“Baru satu kali pak, tadi saya nekat soalnya anak saya kehabisan susu terus ayah saya ya habis sakit,” ujar Wahyu saat diinterogasi dan memakai baju biru klub Chelsea.
Sementara itu, pantauan beritajatim.com, ibu dan kakak dari Wahyu sempat mendatangi Mapolsek Kenjeran. Namun, karena Wahyu dilimpahkan ke Polsek Simokerto, kedua anggota keluarga Wahyu juga ikut mengikuti Wahyu ke Polsek Simokerto.
[berita-terkait number=”5″ tag=”jambret”]
“Pelaku menggunakan sepeda motor Vario putih saat eksekusi. Sementara pengakuannya sendirian dan butuh uang untuk beli susu anak. Namun lebih jelasnya silahkan ke Polsek Simokerto karena kami limpahkan kesana,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Suryadi saat dikonfirmasi.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, seorang jambret handphone yang belum diketahui identitasnya menjadi sasaran amuk warga usai nekat mengambil Handphone pengguna jalan di Jalan Sidoyoso, Surabaya, Selasa (15/11/2022) sore.
Umar (25) salah satu pengguna jalan mengatakan jika jambret tersebut sebelumnya mengambil ponsel di Jalan Sidoyoso. Saat itu, korban yang mendapati hpnya dirampas langsung teriak minta pertolongan dan memancing perhatian warga. “Setelah mendengar itu (teriakan) sempat dikejar warga mas. Pelaku naik motor dikejar sampai Jalan Randu Barat,” ujar Umar.
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Suryadi saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Namun, karena lokasi penjambretan ada di wilayah Polsek Simokerto, pihaknya akan melimpahkan pelaku ke Polsek Simokerto. “Iya benar, kami hanya mengamankan nanti akan dilimpahkan ke Polsek Simokerto,” ujar AKP Suryadi. (ang/kun)






