Gresik (beritajatim.com) – Seorang pelajar SMP MAN (13) ditemukan tak bernyawa karena tenggelam di Telaga Giri Gresik Kecamatan Kebomas, Gresik. Diduga korban meninggal dunia saat mandi di telaga, dan tidak bisa berenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum korban tenggelam. Pelajar yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Gresik itu mancing bersama 4 rekannya yang tidak dikenal. Usai mancing korban mandi sambil berenang kemudian tenggelam.
Sebelum MAN tenggelam, salah satu rekannya yang tidak dikenal berinisial F juga mandi di telaga. Namun, saat berada ditengah MAN tiba-tiba tenggelam. Sedangkan F berhasil diselamatkan karena posisinya agak di pinggir telaga.
“Melihat korban akan tenggelam, teman – teman mereka berusaha menolong dengan menggunakan alat pancing milik orang. F yang posisinya agak di pinggir berhasil diselamatkan, sementara korban MAN yang posisi di tengah tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya tenggelam,” ujar Kapolsek Kebomas Kompol Abdul Rokib, Jumat (16/10/2023).
Perwira menengah Polri itu menambahkan, kejadian tersebut juga sempat membuat warga sekitar Telaga Giri berbondong- bondong mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian.
Jenazah pelajar SMP itu akhirnya ditemukan sekira pukul 14.00 wib dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Kebomas. “Atas kejadian tersebut, keluarga korban sudah menerimanya sebagai takdir. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Telaga Giri memiliki kedalaman sekitar tiga meter. Telaga tersebut peninggalan Sunan Giri yang digunakan warga untuk aktivitas mandi dan mencuci. Pihak desa setempat sudah membuat tembok pengaman setinggi dua meter di sekeliling telaga dan tanda larangan berenang bagi anak-anak. [dny/kun]
BACA JUGA: Kejagung Beri Penyuluhan Penggunaan Dana Desa di Gresik






