Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457, Karang Taruna Kabupaten Lamongan menggelar lomba robotik tingkat pelajar SD dan MI se-Jawa Timur pada Sabtu (26/7/2025). Bertempat di GOR Lamongan, kompetisi ini diikuti oleh 173 peserta dari sembilan daerah, yaitu Lamongan, Trenggalek, Malang, Gresik, Tuban, Sidoarjo, Bojonegoro, Kediri, dan Surabaya.
Para peserta berlaga dalam berbagai kategori lomba yang menekankan pada kreativitas, desain, dan kecepatan robot dalam menyelesaikan lintasan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pengenalan teknologi robotik sejak dini bagi anak-anak.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa lomba robotik ini bukan hanya sebatas kompetisi, tetapi juga sarana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Lomba robotik ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga bagian dari proses edukasi. Anak-anak dikenalkan pada teknologi melalui pendekatan yang menyenangkan dan menantang,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna Lamongan, Ilham Zubairi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar memberi ruang positif bagi pelajar untuk mengekspresikan minatnya di bidang teknologi. Ia juga menilai lomba ini sebagai upaya menjawab kekhawatiran terhadap meningkatnya ketergantungan anak-anak pada gadget.
“Ini adalah bentuk stimulus agar anak-anak tertarik ke dunia teknologi secara positif. Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga pencipta dalam dunia digital,” jelas Ilham.
Menurutnya, lomba ini juga merupakan tindak lanjut dari pelatihan dasar robotik yang telah diberikan kepada guru-guru SD melalui korwil pendidikan di masing-masing wilayah. Ilham berharap keterampilan ini bisa disebarluaskan di sekolah-sekolah untuk mendorong aktivitas belajar yang lebih kreatif.
“Tujuan utama kami adalah agar anak-anak memiliki aktivitas positif di luar gadget. Dengan merakit robot, mereka bisa tertarik mendesain, mengembangkan kreativitas, dan mengurangi ketergantungan terhadap permainan digital,” tandasnya. [fak/beq]






