Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pelajar di Mojokerto tewas tersengat aliran listrik, Sabtu (25/2/2023). Korban tewas setelah memegang kabel yang tergelantung saat hendak naik dari saluran air Karangdami usai mengambil ikan.
Korban diketahui berinisial AR (14) pelajar asal Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Saat itu, sekira pukul 16.30 WIB korban bersama dua temannya pulang dari mengaji di musala. Sampai di lokasi kejadian, korban melihat ada ikan di saluran air Karangdami.
Korban kemudian turun ke saluran air tersebut untuk mengambil ikan tersebut. Saat hendak naik ke pinggir saluran air, korban memegang kabel yang tergelantung. Sejurus kemudian korban tersengat aliran listrik dan jatuh ke saluran air. Kedua temannya yang melihat korban tersengat aliran listrik dan jatuh ke saluran air kemudian meminta tolong warga.
BACA JUGA:
Suami Istri di Kabupaten Blitar Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik
Oleh warga, AR dibawa ke Rumah Sakit Sidowaras. Nah, di rumah sakit yang terletak di jalur provinsi tersebut korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bangsal untuk dilakukan penyelidikan.
“Korban hendak naik dari dalam saluran air, tangannya memegang kabel yang mengelantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, korban murni meninggal karena tersengat aliran listrik,” ungkap Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Tri Hidayati, Minggu (26/2/2023).
Pihak keluarga membuat surat pernyataan dan menolak jenazah korban dilakukan otopsi. Sehingga setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter Rumah Sakit Sido Waras, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. [tin/suf]






