Sidoarjo (beritajatim.com) – Segenap Jajaran Panwascam dan Panwaslu Kelurahan/Desa (PK/D) se-Kecamatan Prambon melakukan Aksi Peduli Bencana Puting Beliung sebagai respon peduli kemanusiaan pada Senin, 5 Februari 2024 di posko RW 1 dan RW 4 Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Data yang terhimpun dari laporan Fery Camat Prambon terdapat sekitar 80 rumah yang terkena angin puting beliung di Desa Kedungwonokerto, 44 rumah di Desa Bendotretek, dan 8 rumah di Desa Watutulis.
Berdasarkan laporan dari Kepala Desa Kedungwonokerto terdata sampai saat ini ada satu korban meninggal dunia dan satu warga lainnya luka-luka di Desa Kedungwonokerto. Tidak ada korban lain dari Desa Bendotretek dan Desa Watutulis.
Muhammad Yasin, Ketua Panwascam Prambon melakukan giat bersama ini dengan Saka Bakti Husada dan Tim P3K Puskesmas Prambon dengan harapan menggalakkan aksi kepedulian sosial dan memastikan bahwa bencana angin puting beliung tidak berdampak serius pada hari Pemungutan dan Penghitungan Suara pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
“Kami Panwascam Prambon mengintruksikan PK/D se-Kecamatan Prambon untuk turut serta turun ke lapangan dan melihat kondisi di posko Desa Kedungwonokerto, serta memastikan pemilih yang terdampak mendapatkan penanganan di wilayah kerja Panwascam Prambon”, ujar Yasin.
M. Bisri, perwakilan dari PK/D yang ikut serta turun ke lapangan menyampaikan bahwa terdapat beberapa warga yang terdampak di Desa Kedungwonokerto mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan dari pihak Puskesmas Prambon. Selain itu, bisri juga melaporkan bahwwa tidak ada dampak yang signifikan terhadap pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara di Desa yang terdampak. (ian)






