Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat disambati fasilitas kampung ilmu saat ngopi bareng pedagang buku. Salah satunya akses jalan di dalam kampung ilmu yang dinilai banyak yang rusak. Pedagang menyebut jika hujan jalan langsung becek. Sehingga membuat pengunjung enggan datang.
“Keluhan ini nanti akan diperjuangkan , karena kampung ilmu merupakan salah satu ikon kota Surabaya,” kata Achmad kampung ilmu yang berlokasi di Jalan Semarang no. 55, Tembok Dukuh, kecamatan Bubutan, Kota Surabaya Jawa Timur.
Achmad mengungkapkan Kampung Ilmu merupakan jujukan bagi penggemar buku. Sehingga harus terus mampu beradaptasi. Saat ini selain orang datang juga harus bisa berkembang dengan menyapa pembeli secara online.
“Kami juga usulkan agar fasilitas juga diperbarui sehingga bisa tampak kembali segar. Termasuk papan penunjuk yang sebelumnya ada rusak karena perbaikan saluran dan pedestrian bisa dibuatkan kembali,” kata Achmad yang juga Wakil Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDIP Surabaya ini.
Feri Fiansyah, salah satu pedagang mengungkapkan bahwa sudah mengajukan usulan perbaikan paving untuk jalan di dalam lingkungan kampung ilmu pada 15 Maret 2023.
BACA JUGA:
PDIP Jatim: Timnas vs Palestina Lebih dari Sepakbola
“Kami pedagang berharap bisa dapat segera direspon sehingga pengunjung bisa nyaman dan tidak terganggu terutama saat hujan tiba,” ujar Feri Fiansah
Seperti diketahui, Kampung Ilmu Surabaya diresmikan pada 16 Maret 2008 silam. Kampung ilmu sendiri merupakan jujukan strategis semua kalangan untuk mendapatkan buku berkualitas dengan harga miring. [asg/but]






