Surabaya (beritajatim.com) – PDI Perjuangan bersyukur kerja kolektif seluruh kader partai dengan menyatu bersama rakyat atas panduan ideologi Pancasila diapresiasi oleh rakyat.
“Selain kerja kolektif kader, PDI Perjuangan juga memiliki program yang membumi seperti menanam 10 tanaman pendamping beras, merawat pertiwi dengan gerak penghijauan, membersihkan sungai, menjaga mata air, dan merawat lingkungan hidup yang diapresiasi pemilih pemula dan pemilih milenial,” kata Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Selasa (21/2/2023).
Menurut Hasto, tingginya elektoral PDI Perjuangan juga tidak terlepas dari kerja kemanusiaan melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) yang terbukti menjadi wajah partai di dalam membantu rakyat saat terkena bencana.
Baca Juga: PDIP Respon Cepat Aspirasi Pendamping PKH se-Jatim
Pada saat bersamaan, kerja Badan Kebudayaan Nasional (BKN PDIP) mampu menampilkan kreativitas dalam membangun kultur bangsa yang bangga dengan kebudayaannya.
Kemudian, lanjut Hasto, program menggelorakan nasionalisme dilakukan melalui Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA).
“Dari kajian internal partai, apa yang dicanangkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri pada Rakernas 2020 dengan tema ‘Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat’ mampu mendorong pergerakan kader partai turun serentak ke desa-desa. Juga, konsistensi di dalam melakukan kaderisasi di Sekolah Partai banyak diapresiasi publik,” ujar Hasto.
Baca Juga: PDIP Jatim Beri 7 Mobil Siaga untuk Masyarakat Kabupaten Blitar
Kerja kolektif, ketepatan narasi, dan program nyata di tengah rakyat menjadikan elektoral PDI Perjuangan dari berbagai lembaga survei selalu teratas dan berkisar dari 22 persen hingga 26 persen. “Seluruh anggota dan kader partai tentunya semakin bersemangat, dan ini merupakan momentum untuk terus bekerja keras memenangkan Pemilu 2024. Tidak boleh berpuas diri dan harus terus bekerja keras,” tegas Hasto. (tok/*)






