Pamekasan (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Pamekasan, bersama Said Abdullah Institute (SAI) menyalurkan sebanyak 12.500 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pamekasan.
Penyaluran ribuan paket sembako tersebut, dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama yang sering dilakukan setiap tahun, khususnya bersamaan dengan momentum Ramadhan 1444 Hijriah.
“Aksi sosial berupa penyaluran paket sembako bagi masyarakat kurang mampu ini, sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam yang menganjurkan kita semua untuk saling berbagi dan menyenangkan orang lain,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi, Selasa (11/4/2023).
Pihaknya berharap bantuan tersebut nantinya dapat meringankan beban masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang hari raya Idulfitri.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pdip-pamekasan”]
“Memang bantuan ini tidak seberapa, tapi kami berharap aksi ini juga bisa menginspirasi pihak lain yang memiliki kemampuan untuk berbagai, dan lebih peduli kepada sesama, khususnya masyarakat kurang mampu,” harapnya.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya meyakini jika aksi tersebut dapat memberikan manfaat bagi sesama. “Jadi semakin banyak yang berbagi, tentunya makin bagus,” ungkapnya.
“Artinya semangat gotong royong seperti ini perlu terus kita ketuk-tularkan, agar tetap terjaga sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia,” sambung pria jebolan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Dalam pengeluaran ribuan paket sembako tersebut, pihaknya juga melibatkan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.
“Dengan begitu kami sangat berharap penyaluran paket sembako ini bisa merata, dan dirasakan oleh masyarakat kurang mampu di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]






