Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menaikkan status kebencanaan menjadi siaga darurat angin kencang untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang semakin meningkat. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat respons penanganan jika terjadi kerusakan infrastruktur maupun pohon tumbang di pemukiman warga.
Peningkatan status ini didasarkan pada analisis data meteorologi yang menunjukkan adanya ancaman hembusan angin kuat di sebagian besar wilayah Jawa Timur. Tim reaksi cepat kini mulai dikonsentrasikan pada area-area yang memiliki risiko tinggi, terutama jalur protokol yang dipenuhi pohon besar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengonfirmasi bahwa seluruh personel dan peralatan evakuasi telah disiagakan selama 24 jam penuh. “Berdasarkan pantauan, potensi angin kencang ini merata di beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan, sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya pada Senin (9/3).
Data kebencanaan mencatat adanya eskalasi kerusakan yang cukup signifikan akibat terjangan angin dalam beberapa hari terakhir di berbagai kecamatan. Puluhan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, sementara akses jalan sempat terhambat akibat batang pohon yang melintang.
Tingginya frekuensi kejadian ini membuat BPBD memberikan atensi khusus pada keselamatan warga saat beraktivitas di luar ruangan. “Dalam seminggu terakhir ini saja sudah ada puluhan rumah rusak dan puluhan pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang,” tambah Sugeng Hariyadi.
Warga diimbau untuk proaktif melakukan tindakan pencegahan mandiri seperti memangkas dahan pohon yang sudah mulai rapuh di sekitar hunian. Selain itu, masyarakat diminta menjauhi baliho besar dan tiang listrik saat cuaca buruk melanda demi menghindari risiko kecelakaan yang fatal.
Fokus pengawasan kini diarahkan pada wilayah pesisir yang terbuka serta dataran tinggi yang secara geografis lebih rentan terkena hantaman angin kencang. Jalur komunikasi antara pemerintah daerah dengan perangkat desa terus diperkuat agar informasi peringatan dini bisa tersampaikan dengan cepat.
BPBD mengingatkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Pasuruan diperkirakan masih akan fluktuatif hingga beberapa hari ke depan. Warga disarankan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan jauh. (ada/but)






