Magetan (beritajatim.com) – Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan (Dansat Hanlan) Lanud Iswahjudi, Letkol Pas Irvien Joni dikejutkan dengan adanya laporan pos Fotosfer Selasa (7/3/2023). Saat melaksanakan patrol, mereka mengetahui ada sekelompok penyusup bersenjatakan laras panjang yang akan memasuki objek vital Lanud Iswahjudi.
Penyusup yang diperkirakan berjumlah 4 orang ini berada di koordinat 07* 63′ 05,04″ S 111* 44′ 17,61″ E. Mendapat informasi tersebut Dansat Hanlan Lanud Iswahjudi menindaklanjuti dengan mencari daerah yang dimaksud di peta. Dia langsung merencanakan rute menuju ke lokasi dan Medan kritik yg ada di lapangan.
“Kerahkan sejumlah pasukan untuk menyergap para penyusup, setibanya di lokasi koordinat yang ditentukan,” perintah Letkol Pas Irvien Joni.
Pasukan Sathanlan langsung melaksanakan penyergapan dan berhasil mengatasi para penyusup dimana 2 orang penyusup dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang lagi berhasil dilumpuhkan.
BACA JUGA:
Tim Pitch Black Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Latihan Bareng AU Australia
Itulah salah satu skenario latihan yang diperankan oleh pasukan Sathanlan Lanud Iswahjudi dalam rangkaian Latihan Elang Gesit TA 2023, Selasa (7/3/2023).
Skenario Latihan pertahanan pangkalan dalam Elang Gesit 2023 ini bertujuan untuk menguji awareness dari seluruh personel Lanud Iswahjudi serta taktik pertahanan pangkalan dalam mempertahankan objek vital Lanud Iswahjudi dari upaya penyusupan atau infiltrasi dari musuh sesuai dengan Protap Pertahanan Pangkalan Lanud Iswahjudi.
Diketahui, Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Irwan Pramuda telah membuka latihan Elang Gesit TA.2023 di lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Senin (6/3/2023).Latihan antar satuan di lingkungan Lanud Iswahjudi yang rencananya akan digelar selama lima hari ini selain melibatkan seluruh kekuatan udara Lanud Iswahjudi juga melibatkan seluruh unsur satuan Lanud Iswahjudi.
Komandan Lanud Iswahjudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa latihan Elang Gesit TA. 2023, ini untuk menguji dan meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan segenap unsur di jajaran Lanud Iswahjudi dalam melaksanakan tugas Operasi Udara dan dukungan operasi penerbangan guna menjamin kesiapan operasional dalam melaksanakan tugas. latihan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Lanud Iswahjudi.
BACA JUGA:
Lokasi Jatuhnya Pesawat T-50i di Kradenan Blora Ramai Didatangi Warga
“Semua unsur satuan dan staf akan diuji kesiapan operasionalnya, mulai dari menganalisa dan menguji doktrin sampai mengaplikasikan prosedur, mengembangkan taktik dan teknik sistem operasi udara serta pertahanan pangkalan,” jelas Marsma Irwan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai pangkalan operasi, Lanud Iswahjudi harus selalu berada pada tingkat kesiapan operasional yang tinggi, sehingga apabila mendapatkan tugas operasi, kita mampu melaksanakan dengan baik, berhasil, aman dan lancar.
Upacara pembukaan latihan Elang Gesit TA.2023 ini ditandai penyematan pita tanda latihan kepada peserta latihan, dan turut dihadiri oleh Danwing Udara 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb GM. Yoga Ambara, SE, para Kepala Dinas, Ka RSAU dr.Efram Harsana, para Komandan Satuan serta para pejabat Lanud Iswahjudi lainnya. [fiq/suf]






