Surabaya (beritajatim.com) – Halloween merupakan salah satu momen yang paling di tunggu – tunggu, tak terkecuali oleh dunia hiburan Korea Selatan. Antusiasme akan Halloween membuat program – program di Korea Selatan selalu mempersiapkan episode special untuk merayakan Halloween setiap tahun.
Namun tahun ini, semua acara dan episode terkait Halloween telah dibatalkan setelah tragedi besar yang terjadi di Itaewon pekan lalu. Setiap siaran dan layanan VOD sudah mulai mengedit setiap episode yang terkait dengan Halloween, bahkan pemeran yang mengenakan kostum dan atribut Halloween sekalipun.
Melansir dari laman Allkpop, HK Coin telah men-take down episode khusus Halloween mereka yang rilia pada 23 Oktober lalu melalui layanan VOD, sementara 2 Day 1 Night menghapus beberapa bagian dari konten terkait Halloween. Berbagai program TV dan radio memilih untuk melalukan pre-recording lantaran episode Halloween yang dibatalkan.
Bahkan, event Halloween terbesar yang setiap tahunnya diadakan oleh SM Entertainment yakni “SMTOWN WONDERLAND 2022″ juga terpaksa harus ditiadakan. Meskipun event tersebut telah banyak ditunggu – tunggu oleh masyarakat Korea Selatan. Akan tetapi mereka melakukan pembatalan tersebut demi menghormati korban dari tragedi Itaewon.
Sepertinya, pembatalan episode dan event Halloween tidak hanya terjadi pada tahun ini, namun hingga tahun – tahun berikutnya. Halloween seolah menjadi trauma tersendiri bagi masyarakat dan dunia hiburan Korea Selatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”korea”]
“Tampaknya seluruh program, event, dan penampilan terkait dengan Halloween tak akan diproduksi atau diadakan di industri penyiaraan dan penampilan Korea kedepannya. Tidak hanya tahun ini saja namun juga di masa depan,” ujar perwakilan resmi resmi industri penyiaran.
Tragedi Itaewon sendiri merupakan peristiwa memilukan yang terjadi pada Sabtu (29/10/2022) lalu, di mana sekitar 100.000 orang menyerbu Itaewon untuk merayakan malam Halloween.
Jumlah massa yang begitu banyak, namun dengan jalan gang yang sempit membuat kerumunan pun berdesak – desakan. Terhimpit dan terjebak, menyebabkan mereka mulai kesulitan bernapas. Rasa panik pum menyerang, setiap orang berlomba – lomba ingin keluar dari jalanan tersebut, namun tak memperhatikan jika banyak orang lainnya yang terinjak – injak.
Peristiwa tersebut menjadi tragedi yang menggemparkan dunia. Menelan lebih dari 150 korban tewas dan 100 lainnya luka – luka. Akibat peristiwa ini, tak heran jika dunia hiburan Korea Selatan memilih untuk tak lagi melakukan perayaan Halloween karena kini tanggal tersebut akan menjadi tanggal yang memilukan bagi banyak orang. (mnd/nap)






