Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mendirikan Posko Kesehatan Darurat bagi warga terdampak banjir. Posko Kesehatan Darurat didirikan di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging dan di Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau dan memberikan pelayanan langsung kesehatan bagi warga terdampak banjir, Senin (11/3/2024). Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Ulum Rokhmat dan Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Djalu Naskutub.
“Saya ditemani oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Prof dr Soekandar beserta tim turun langsung ke sini (tempat pengungsian) karena pasca banjir rawan sekali penyakit yang disebabkan oleh buruknya lingkungan setelah banjir maupun penyakit yang disebabkan karena kecapekan,” ungkapnya.
Baik capek secara fisik maupun psikis. Selain itu, dalam memberikan pelayanan kesehatan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini juga menyiagakan dokter spesialis anak. Lantaran ada beberapa anak yang mengalami gangguan kesehatan pasca bencana banjir.
“Karena tadi ada beberapa anak yang sakit infeksi saluran napas dan gatal-gatal karena terendam banjir. Semoga ini bisa tertangani dengan cepat, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat, karena sudah ada yang berpuasa pada hari ini, semoga bisa beribadah dengan lancar dengan kondisi yang sehat,” ujarnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini berharap agar masalah kesehatan para warga terdampak bencana banjir bisa lekas membaik. Mengingat ada sebagian warga yang sudah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2024. [tin/kun]






