Ponorogo (beritajatim.com) – Menjelang Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, pasar dan sejumlah toko, terutama yang menyediakan sembako, dibanjiri pembeli. Warga berbondong-bondong ke pasar dan toko, baik itu toko sembako maupun toko pakaian ntuk membeli kebutuhan Lebaran.
Salah satu titik keramaian terlihat di Pasar Legi Ponorogo. Erna Aminin, warga Kecamatan Sukorejo, mengaku sudah mulai berbelanja camilan di Pasar Legi sejak H-5 Lebaran. Namun, Ia kembali ke pasar karena masih ada yang kurang.
“Ini tadi ke Pasar Legi lagi, untuk belanja lagi, ada yang kurang. Ternyata sudah ramai banget di pasar. Kalau belanja pertama H-5 Lebaran sudah ramai sih, tetapi ya tidak seramai sekarang,” katanya, Kamis (28/3/2025).
Tak hanya di pasar tradisional, lonjakan pembeli juga dirasakan di toko sembako. Benny Yuda Pratama, pemilik Toko Sembako Beny di Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, menyebut peningkatan permintaan jajanan Lebaran sudah terasa sejak awal Ramadhan.
“Sejak awal puasa sudah banyak yang beli jajanan Lebaran. Bahkan sebelum bulan puasa, sudah ada yang mulai belanja,” katanya.
Ia menilai, dibandingkan tahun lalu, antusiasme pembeli lebih tinggi. Jika pada Lebaran sebelumnya warga mulai berbelanja di pertengahan puasa, tahun ini sejak awal Ramadhan tokonya sudah ramai.
“Lebaran tahun lalu, warga mulai ramai berbelanja itu pada pertengahan puasa. Lha sekarang awal puasa sudah banyak yang belanja, hingga kini H-3 Lebaran juga masih ramai ini,” tutupnya. [end/beq]






