Pasuruan (beritajatim.com) – Partai Golkar hingga kini belum mengeluarkan rekomendasi resmi untuk calon bupati Kabupaten Pasuruan dari tiga kandidat yang telah menjalin komunikasi dengan partai. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Pemenangan Partai Golkar Jawa Timur, Mohammad Misbakhun.
Ketiga calon bupati, yaitu Rusdi Sutejo, KH Mujib Imron, dan Ramdhanu, saat ini hanya menerima surat tugas untuk meningkatkan popularitas mereka di masyarakat. Menurut Misbakhun, rekomendasi resmi akan dikeluarkan setelah hasil survei internal partai menunjukkan calon yang paling unggul.
“Surat tugas telah diberikan kepada semua calon, namun rekomendasi untuk maju dalam Pilkada masih menunggu hasil survei internal partai,” kata Misbakhun.
Ia juga menegaskan bahwa dalam Pilkada kali ini, Partai Golkar tidak memerlukan mahar finansial. Yang lebih penting adalah komitmen calon bupati terhadap partai sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi.
“Partai Golkar tidak meminta mahar. Yang dibutuhkan adalah komitmen dari calon bupati. Ini menjadi pertimbangan utama dalam pemberian rekomendasi,” tambahnya.
Proses pemberian rekomendasi akan melalui dua tahap survei internal, yang hasilnya akan disampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar di Jakarta. Misbakhun meminta kepada calon bupati untuk aktif menjalin hubungan dengan semua lapisan masyarakat agar mendapatkan dukungan dan kepercayaan yang diperlukan untuk meraih rekomendasi dari partai. (ada/ian)






