Milan (beritajatim.com) – Sebagai capolista, Inter Milan unggul 3 poin dari runner-up SSC Napoli (67 poin berbanding 64 poin) hingga giornata ke-30.
Apalagi, di 8 giornata tersisa dua tim itu tidak ada head to head match. Artinya, langkah Inter menuju scudetto ada di tangan mereka sendiri.
Tetapi, ancaman bagi Nerazzurri justru datang dari tim-tim di luar bursa juara. Seperti pada giornata ke-31 besok malam saat Inter menghadapi Parma Calcio.
Parma saat ini ada di posisi 16 dengan 26 poin. Mereka hanya unggul 3 poin dari Empoli FC yang ada di peringkat ke-18. Ya, ancaman bagi Inter berasal dari tim yang berjuang lepas dari jerat degradasi ke Serie B.
Parma bukan satu-satunya tim papan bawah atau zona merah yang akan jadi lawan Inter di sisa musim ini. Inter juga masih harus menghadapi peringkat ke-15 Cagliari Calcio (13/4), posisi 14 Hellas Verona (5/5), dan peringkat ke-13 Como 1907 (25/5). Como dan Hellas saat ini memiliki 30 poin. Sedangkan Cagliari 29 poin.
Inter saat ini masih berpeluang menyabet treble winners. Selain di Serie A, mereka juga mencapai perempat final Liga Champions dan semifinal Coppa Italia.
“Saat-saat seperti ini menuntut lebih banyak energi. Tetapi, inilah yang kami harapkan (demi hasil manis di akhir musim, Red)” papar allenatore Inter Simone Inzaghi dilansir Sempre Inter. (dio/ted)
Striker Inter Milan Marcus Thuram kembali diandalkan untuk menjebol gawang Parma Calcio (La Gazzetta dello Sport)
Perkiraan pemain:
Parma Calcio (4-3-3): 22-Suzuki (g); 15-Del Prato (c), 21-Vogliacco, 5-Valenti, 14-Valeri; 27-Hernani, 10-Bernabe, 19-Sohm; 98-Man, 13-Bonny, 11-Almqvist
Pelatih: Cristian Chivu
Inter Milan (3-5-2): 1-Sommer (g); 28-Pavard, 15-Acerbi, 95-Bastoni; 36-Darmian, 16-Frattesi, 20-Calhanoglu, 22-Mkhitaryan, 32-Dimarco; 8-Arnautovic, 9-Thuram
Pelatih: Simone Inzaghi






