Surabaya (beritajatim.com) – Immanuel (39) beserta istri dan ketiga anaknya warga Banyu Urip Kidul menjadi korban kecelakaan lalu lintas usai Honda Supra yang dikendarainya ditabrak Mobil Isuzu Panther L 1752 VA yang dikemudikan oleh Djoko (63) warga Damo Indah, saat melintas di jalan Raya Sukomanunggal pada Minggu (14/11/2021) malam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dhana (37) salah satu saksi, motor yang dikendarai oleh Immanuel saat itu melaju dari timur dan melintas ke arah barat. Sesaat kemudian, Immanuel menghentikan motornya secara mendadak. Djoko yang saat itu mengendarai mobilnya langsung menabrak satu keluarga tersebut.
“Ngerem ndadak mas, trus mungkin supir mobil kaget trus ditabrak aja,” ujar Dhana.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-surabaya”]
Dhana menambahkan bahwa setelah kecelakaan terjadi, datang petugas dari Polsek Sukomanunggal dan truk Linmas. Menurut informasi yang diperoleh, Sempat terjadi keributan saat korban dievakuasi oleh petugas. Diduga, akibat korban tak mau dievakuasi oleh ambulan.
“Sempat ribut – ribut mas ga mau dievakuasi, sampai bayinya dibawa linmas. Keliatannya yang luka parah istrinya mas,” imbuh Dhana.
Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Philips R Lopung membenarkan kecelakaan tersebut. Namun, saat disinggung mengenai korban yang sempat menolak dievakuasi, Philips menyebutkan pihaknya masih mengkonfirmasi dengan Unit Laka.

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal menjelaskan bahwa korban hanya mengalami luka lecet dan langsung ditangani di mobil ambulan dari PMI saat berada di lokasi.
“Oh tidak dibawah ke rumah sakit tapi luka – luka lecetnya langsung dirawat di TKP oleh tim Medis dari PMI lanjut permasalahan ditangani petugas laka lantas Polrestabes Surabaya,” ujarnya saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp pada Senin (15/11/2021) sekitar pukul 03.08 WIB.
Pantauan beritajatim, terdapat satu mobil lantas dari Polsek Sukomanunggal dan satu truk Linmas yang terparkir di depan Rumah Sakit Muji Rahayu pada pukul 00.30 WIB. Namun, ketika beritajatim mengkonfirmasi terkait adanya korban yang dirawat di Rumah Sakit, Kompol Esti Suteja tidak membalas pesan yang dikirimkan. (ang/ted)






