Surabaya (beritajatim.com) – Berkolaborasi dengan Konjen Australia merayakan 70 Years of Australian Scholarship in Indonesia, PSSI Jatim mengembangkan sepak bola wanita melalui coaching clinic bersama Gema Simon, pemain Timnas wanita Australia dan Ian Greener, pelatih berkebangsaan Australia di Lapangan Unesa, Lidah Wetan, Surabaya, Kamis sore (8/6/2023).
Coaching clinic untuk pemain U10 hingga 13 ini diharapkan bisa menjadi sebuah jujukan para pencari bakat sepak bola wanita di usia muda karena saat ini sepak bola wanita memang tengah dikembangankan dan tengah membentuk kualitas untuk dipersiapkan kedepan.
“Dan kami dari federasi juga mengusahakan kompetisinya akan berjalan, kalau dua hal itu sudah terjadi, InsyaAllah semua akan berjalan dengan baik,” ucap Sekretaris PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini yang akrab disapa Ririn.
Lebih lanjut dikatakan Ririn, ia juga mengatakan bahwa pihaknya berfokus pada empowerment dan developing di grassroot karena Indonesia yang memiliki 276 juta masyarakat dan Jatim sebagai penyuplai 40 persen pemain nasional, memiliki potensi yang besar untuk perkembangan sepak bola.
“Tidak hanya atletnya, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita meningkatkan sumber daya manusia pelatihnya dan juga wasit, karena tanpa pelatih yang berkualitas di tingkat dasar, ini akan sia-sia, anak-anak tidak akan belajar skill yang baik, sehingga ketika mereka di level nasional, tidak mempunyai skill yang cukup untuk bisa berkancah di Internasional,” jelasnya.
Sementara itu, Fiona Hoggart Konjen Australia di Surabaya mengatakan bahwa Australia dan Indonesia merupakan negara yang memiliki semangat olahraga tinggi, dan dengan adanya coaching clinic tersebut, ia berharap dapat membantu menciptakan hubungan baru antara komunitas olahraga dan menginspirasi para pemain di lapangan.
“Jawa Timur adalah rumah bagi banyak pemain sepak bola hebat, kami dengan bangga mempersembahkan kesempatan ini bagi para pemain muda putri dan pelatih mereka untuk berlatih bersama Gema Simon yang pernah bermain dengan Timnas Australia ‘Matildas’ dengan tujuan untuk menemukan Sam Kerr-nya Indonesia di generasi ini,” ujarnya.
BACA JUGA:
PSSI Jatim Gelar Festival Sepakbola Putri, Datangkan Timnas Australia
Lebih lanjut, Gema Simon pemain Timnas Australia juga menyampaikan bahwa saat ini, wanita bermain sepak bola di tingkat profesional sudah tidak asing lagi di dunia, dan dengan adanya coaching clinic itu menurutnya menjadi landasan yang bagus untuk pemain sepak bola.
“Banyak potensi di sini, ini anak-anak cewek yang datang dari seluruh Jawa Timur ini bagus-bagus, skillnya bagus, cuman tinggal dibina, jadi mudah-mudahan mereka bisa mewakili bangsa Indonesia dan negara di Piala Dunia,” pungkasnya.(way/kun)






