Tuban (beritajatim.com) – Akibat pengamanan sejumlah anggota dari perguruan pencak silat di bawah naungan Pengurus Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tuban, Ketua Cabang akan berlakukan pencabutan keanggotaan.
Sanksi tersebut diberikan apabila melanggar hukum atau melakukan tindakan di luar norma organisasi, sehingga tidak segan – segan pengurus akan menindak tegas warganya.
Ketua PC PSNU Pagar Nusa Abdul Mujib mengatakan, upaya ini diambil untuk menyusul adanya anomali konflik antar perguruan yang belakangan ini melanda di berbagai daerah. Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Tuban yang kemarin sempat ada pengamanan sejumlah anggota PN di Polres Tuban.
“Jika nanti ada anak-anak Pagar Nusa yang melanggar hukum, kami juga akan tegas untuk tidak segan-segan menarik keanggotaannya sebagai anggota Pagar Nusa,” ungkap Abdul Mujib.
Baca Juga: Marak Konvoi Silat, Forkopimda Tuban Kumpulkan Perguruan
Kang Mujib sapaannya juga menyampaikan, bahwa selama ini organisasi PSNU Pagar Nusa di Tuban dibangun sekokoh mungkin dengan melakukan pembekalan kepada anggotanya. Sehingga, selalu ada upaya dengan menginstruksikan warganya untuk taat terhadap pimpinan organisasi.
“Alhamdulillah bangunan konstruksi organisasi yang kami bangun di Kabupaten Tuban sangat kokoh, artinya untuk pergerakan di seluruh Tuban di bawah kendali Pimpinan cabang,” kata Mujib.
Ia meminta kepada para Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk tetap mengikuti aturan yang berlaku. Dengan harapan ke depan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan organisasi Pagar Nusa.
“Saya berterima kasih kepada semua PAC se-Kabupaten Tuban yang mana mereka mendengarkan imbauan dari Pengurus Cabang untuk tidak mengikuti kegiatan yang tidak ada manfaatnya,” pungkasnya. [ayu/ted]
[berita-terkait number=”3″ tag=”tuban”]






