Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) melaksanakan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika) bagi mahasiswa baru Program Pascasarjana dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tahun 2024. Acara ini dibuka pada Sabtu (12/10/2024) di gedung pascasarjana lantai 7 Unisma.
Wakil Rektor III Unisma, Dr. Muhammad Yunus, mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa baru yang mengikuti program ini mencapai 416 orang.
Adapun rinciannya meliputi Fakultas Agama Islam (9 mahasiswa), Fakultas Hukum (15 mahasiswa), Fakultas Peternakan (13 mahasiswa), Fakultas Teknik (6 mahasiswa), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (11 mahasiswa), Fakultas Kedokteran (3 mahasiswa). Kemudian sehanyak 302 mahasiswa Program Magister dan 55 mahasiswa Program Doktor.
Acara Oshika dibagi menjadi dua sesi, dengan sesi pertama berlangsung pada pagi hari hingga pukul 12 siang. Sesi ini diisi dengan materi pengenalan sistem pendidikan Unisma dan pembentukan profil lulusan unggul serta berdaya saing, yang disampaikan oleh Prof. Maskuri, M.Si.
Selain itu, terdapat Studium Generale yang mengangkat tema “Pendidikan di Era Global: Pendekatan Multidisipliner dalam Perspektif Islam”. Pada sesi ini juga dibahas percepatan publikasi ilmiah guna memotivasi mahasiswa pascasarjana dalam menyelesaikan tugas akhir mereka.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi, Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa mengenal kampus dan program studi mereka dengan baik. “Dengan mengenal kampus dan program studinya, mahasiswa diharapkan bisa mengikuti kegiatan akademik dan kemahasiswaan dengan baik,” ujar, Sabtu (12/10/2024).
Beliau menjelaskan bahwa setelah proses penerimaan mahasiswa baru, mereka akan mengikuti proses pembelajaran akademik, mulai dari perkuliahan tatap muka hingga penyusunan tugas akhir.
“Mahasiswa Program Sarjana menyelesaikan skripsi, Program Magister dengan tesis, dan Program Doktor dengan disertasi,” tambahnya.

Prof. Junaidi juga menyoroti pentingnya penyelesaian studi tepat waktu, terutama bagi mahasiswa Program Magister, Doktor, dan RPL. “Kami berharap seluruh mahasiswa yang mengikuti orientasi ini bisa lulus bersama-sama dengan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Tema Oshika tahun 2024, “Advancing Together with Unisma: PT Maju Bersama untuk Mencapai Ketinggian Maksimal,” sejalan dengan visi besar Unisma untuk menjadi World Class University. “Kami sedang dalam tahap pengembangan menuju World Class University, dan hal ini membutuhkan kebersamaan dari seluruh komponen kampus,” ujar Prof. Junaidi.
Dalam semangat kebersamaan ini, beliau optimis bahwa Unisma akan mampu mewujudkan visi tersebut. “Dengan dukungan dari yayasan, dewan pembina, jajaran eksekutif, hingga mahasiswa, kami yakin Unisma akan terbang tinggi menuju status universitas kelas dunia,” tegasnya.
Dengan dibukanya Oshika ini, seluruh mahasiswa baru diharapkan siap memulai perjalanan akademik mereka di Universitas Islam Malang, dengan tujuan meraih prestasi akademik maksimal serta mengantarkan Unisma menuju masa depan sebagai universitas bertaraf internasional. (dan/ted)






