Gresik (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, polisi Gresik bersama TNI mengerahkan 252 personel gabungan. Terdiri dari 150 personel Polri, 15 personel TNI, dan 87 personel terkait.
Sebelum menjalan tugas, semua personel tersebut menggelar apel pasukan Operasi Lilin Semeru 2021 di lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Kamis (23/12/21).
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) didampingi Kapolres Gresik dan Dandim 0817 Gresik.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat wisata tentunya akan terjadi peningkatan aktifitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan covid 19,” ujar Bupati Gresik Gus Yani.
Pelaksanaan Operasi Lilin dilaksanakan 10 hari, mulai dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Menurutnya, selama pelaksanaan tetap dengan mengedepankan kegiatan preventif, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid 19. Sehingga, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.
Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan lanjut Gus Yani, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi, di antaranya ancaman terorisme dan radikalisme. Selain itu, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, dan aksi kriminalitas.
“Saya berharap seluruh kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada,” pungkas Gus Yani. [dny/but]






