Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 32 atlet Pra PON Wushu Jawa Timur resmi dilepas oleh Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti yang akan berlaga di ajang Pra PON 2023 di Bogor, Jawa Barat.
Ketua DPD RI berpesan agar para atlet dapat menjaga prestasi yang pernah ditorehkan di ajang sebelumnya. Ia juga menekankan agar para atlet menjaga kekompakan dan suasana kondusif di dalam tim dan saling mendukung satu sama lain.
“Saya berpesan agar prestasi yang pernah ditorehkan agar dapat dipertahankan. Para atlet juga harus menjaga kekompakan dan saling memberikan support satu sama lain. Sebab, suasana kondusif dalam tim juga salah satu kunci sukses sebuah pertandingan,” ungkap Ketua DPD RI di Gedung KONI Jatim, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga: Praktik AI Telah Masuk Dunia Jurnalisme, Benarkah Mesin Bisa Gantikan Manusia?
Dikatakannya, eksistensi Jawa Timur dalam bidang olahraga diukur dari keberhasilan atlet-atlet yang mewakili mampu menorehkan prestasi dan hasil yang maksimal.
“Kita dukung dan doakan supaya perjuangan para atlet membuahkan hasil yang maksimal. Sebab, keberhasilan mereka adalah kemenangan Jawa Timur dan juga Indonesia,” kata LaNyalla.
Di sisi lain, LaNyalla mengajak masyarakat Jawa Timur memberikan support moril berupa dukungan terhadap atlet-atlet yang akan berlaga. Dukungan dari masyarakat, kata LaNyalla, akan menambah semangat para atlet ketika berlaga di ajang bergengsi tersebut.
Baca Juga: Jelang Lawan Bali United, Gombau Berharap Pemainnya Evaluasi Diri
“Keberhasilan para atlet tak lepas dari partisipasi masyarakat. Maka, dukungan kita akan menjadi suntikan tenaga bagi para atlet yang berjuang demi mengharumkan Jawa Timur,” tambah LaNyalla.
Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil berharap kontingen Wushu Jatim dapat mempertahankan prestasi sebagai juara umum, sebagaimana ditorehkan pada PON XX tahun 2021 di Papua.
“Pada ajang sebelumnya, kontingen Wushu Jatim ini berhasil meraih prestasi sebagai juara umum. Kami berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan,” kata Nabil.
Nabil juga mengingatkan kepada wasit, juri, dan seluruh perangkat pertandingan agar bertindak fair play dan mengedepankan sportivitas. Ia juga berpesan kepada klub-klub Wushu yang ada di Jawa Timur agar dapat berkoordinasi dengan KONI Jatim.
Baca Juga: Polres Pasuruan Kota Bekuk Komplotan Maling dan Penadah
Diketahui sebelumnya 32 atlet yang dikirim akan berlaga di 29 kelas. Diantaranya Seni Wing Chun 2 atlet, Sanda 11 atlet, dan Taolu 16 atlet.
“Saat ini kami memiliki atlet-atlet baru, karena ada tiga orang atlet yang pada PON Papua 2021 meraih medali emas, namun kini sudah pensiun. Para atlet telah berlatih maksimal dan kami tetap optimis meraih hasil maksimal dan mendekati raihan emas pada PON Papua 2021. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat,” ucap Sherlie. (way/ian)






