Olahraga

Turnamen Pra Musim, Ini Tanggapan Persik Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri menanggapi kebijakan PSSI dan PT LIB, selaku operator liga terkait penyelenggaraan turnamen pra musim, sebelum kompetisi liga digulirkan. Managemen Tim Macan Putih memilih menunggu keputusan resmi.

Media Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah mengatakan, pihak manajemen masih menunggu keputusan resmi setelah izin dari kepolisian keluar.

“Bila izin telah keluar, prinsipnya klub akan mengikuti federasi,” ujarnya.

Sesuai dengan perencanaan, turnamen pra musim ini akan digelar, pada 20 Maret hingga 25 April 2021 mendatang. Usut punya usut, turnamen tersebut digelar dengan tujuan untuk meyakinkan kepolisian agar dapat mengeluarkan izin bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021.

Masih kata Basalamah, sebenarnya ia menilai jika jadwal penyelenggaraan turnamen pra musim terbilang cukup mepet. Apalagi kondisi tim memang tengah diliburkan semenjak kompetisi liga batal digelar pada Oktober 2020 lalu.

Akan tetapi, manajemen Persik Kediri mencoba mengambil hal positif terkait kebijakan yang dimiliki oleh PSSI dan LIB terkait penyelenggaraan turnamen pra musim.

“Ya kalau menurut kami mepet sebenarnya dengan persiapan tim. Tapi kita ikuti federasi. Paling tidak, turnamen pra musim ini kita jadikan untuk lakukan pembentukan tim di kompetisi liga nanti,” terangnya.

Untuk diketahui, turnamen pra musim ini akan berlangsung selama 37 hari. Sebanyak 20 tim akan ambil bagian dalam turnamen ini.

Ada 18 klub Liga 1 yang akan ikut serta plus dua klub dari Liga 2, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Ke-20 tim ini akan dibagi ke dalam empat grup, dengan masing-masing grup diisi lima klub.

Sementara itu, ajang pra musim ini rencananya akan digelar di empat kota yakni Solo, Sleman, Semarang, dan Magelang. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar