Jakarta (beritajatim.com) – Departemen Perwasitan PSSI kembali mengadakan kegiatan kursus Refer (Referee Evaluation Resource) system hingga 6 April 2024. PSSI melakukan evaluasi kinerja wasit.
“Refer system adalah suatu sistem evaluasi penugasan dan juga edukasi dari perwasitan, yang sudah dipakai di Premier League Inggris. Jadi PSSI akan mengadopsi salah satu sistem tercanggih yang hari ini ada di industri sepak bola,” ucap Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria dalam keterangan resminya.
Ratu Tisha berharap, ke depan komunikasi PSSI baik dengan publik, klub, maupun stakeholders lain akan menambah peningkatan-peningkatan terhadap pengetahuan perwasitan di Indonesia.
“Sehingga perwasitan di Indonesia akan semakin berkualitas,” ungkap mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI itu.
Refer System adalah suatu sistem baru yang menyediakan/memungkinkan saran pengembangan yang jelas dan konsisten, tren dan analisis kerja, area yang berkelanjutan/tertarget untuk pelatihan dan pengembangan individu dan kelompok ofisial pertandingan, secara online.
Oleh karena itu, skema penilaiannya adalah untuk menambah nilai dari penilai wasit, mendapatkan nilai bagi ofisial pertandingan, dan memperoleh nilai untuk semua kegiatan PSSI.
Manfaat dari sistem baru ini adalah menyediakan data kinerja berkualitas tinggi, membantu semua perangkat pertandingan untuk mencapai potensi maksimal mereka.
“Dengan adanya kursus seperti ini tentu, akan sangat membantu kami para penilai wasit dimudahkan untuk memberikan nilai terhadap perangkat pertandingan. Tentu potensi wasit pun akan ikut lebih baik kedepannya,” kata Fariq Hitaba, salah satu peserta. [faw/aje]






