Olahraga

Pasca Kasus Gangster di Surabaya, Ini Kata Suporter Bajul Ijo

Ratusan bonek dan bonita nonton bareng di Polrestabes Surabaya pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Arema FC, Kamis (15/8/2019).

Surabaya (beritajatim.com) – Suporter Persebaya membantah jika pihaknya menggelar swepping. Suporter dari Greennord, Husein Gozali mengatakan suporter sama sekali tak menggelar sweeping. Hanya membantu pihak keamanan (polisi) memberantas gangster yang meresahkan warga Surabaya.

“Tidak ada sweping, yang ada kita (Bonek) bersinergi dengan semua pihak untuk memberantas yang meresahkan warga Surabaya,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Conk ini.

Terkait imbauan dari Risma, supaya masalah gangster menjadi tanggung jawab pihak kepolisian dan Pemkot, Cak Conk mengacungi dua jempol. Karena menurutnya itu merupakan kewajiban pemerintah dan kepolisian menjaga kota tetap kondusif.

“Ya memang itu tugas dari pihak keamanan dan juga pihak Pemkot Surabaya yang harus bikin suasana kondusif,” ujar dia.

Bagi Cak Conk peran suporter Persebaya hanya sebatas membantu, apabila pihak kepolisan dan pemkot kualahan menyelesaikan kasus gangster. Karena semua ingin menjaga Kota Surabaya supaya tetap aman.

“Peran pendukung sebatas membantu bila pihak pemangku kepentingan. Agar Surabaya tetap aman dan tidak ada rasa kuatir,” ucap dia.

Sementara terkait postingan di sosial media yang setiap jam 22.00 melakukan kegiatan Jogo Suroboyo, Cak Conk menyebut hanya sebatas menjaga kampungnya masing-masing.

“Teman-teman suporter menjaga lingkungan kampungnya masing-masing. Tidak ada pengkondisian untuk melakukan sweping, karena itu tugas dari pihak kepolisian,” kelas Cak Conk.

Saat pendukung Persebaya berharap pihak kepolisian melakukan tindakan tegas kepada para Gangster yang meresahkan warga Kota Surabaya.

“Kita sebagai warga Surabaya masih percaya kepada pihak keamanan untuk memberantas yang mengaku ganster yang membuat resah warga Surabaya,” pungkas Cak Conk.[way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar