Banyuwangi (beritajatim.com) – Perhelatan event olahraga bertajuk Tour of Kemala 2023, yang diselenggarakan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari dan PB ISSI, memperkuat posisi Banyuwangi. Pasalnya Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah balapan tingkat nasional itu selama dua hari.
Lebih dari 1.400 pesepeda turut ambil bagian dalam lomba ini. Bahkan, menyedot sekitar 4000 orang lebih secara total seluruh kru dan lainnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan adanya event sepeda Tour of Kemala semakin memperkuat positioning Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism khususnya olahraga sepeda. Alasannya, Banyuwangi memang memiliki bentang alam yang sangat cocok sebagai lokasi beragam even olahraga. Salah satunya banyak kawasan hutan yang asri dan hijau.
“Banyuwangi ini cukup unik, kami dikelilingi tiga taman nasional. Khusus untuk Taman Nasional Alas Purwo tracknya cukup panjang sangat cocok untuk event sepeda,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Tambahan lainnya, kata Ipuk, panorama alam Banyuwangi juga cukup indah. Terlebih budaya dan seni melengkapi keindahan itu sebagai pilihan lain.
“Belum lagi kekayaan flora dan faunanya serta budayanya yang khas sangat menarik untuk dikunjungi. Semoga lain kesempatan Bapak Kapolri dan Ibu bisa berkunjung kesana,” kata Bupati Ipuk.
Sebagai informasi Tour of Kemala 2023 diselenggarakan atas kolaborasi Kemala Bhayangkari dan PB Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), dengan start-finish di Pantai Boom Banyuwangi, 7-8 Oktober 2023.
BACA JUGA:
Alasan Tour of Kemala Bhayangkari Digelar di Banyuwangi
Tour of Kemala 2023 dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori race dengan jarak 128 kilometer dan kategori fun bike dengan jarak 55 kilometer. Para peserta akan melewati beberapa lokasi wisata dan tempat-tempat ikonik di Banyuwangi seperti, Taman Sritanjung, Simpang Lima, Desa Adat Wisata Osing Kemiren, hingga Bandara Banyuwangi yang merupakan bangunan berarsitektur terbaik dunia dalam ajang Aga Khan Award 2022. [rin/but]






