Surabaya (beritajatim.com) -Sekitar 200 penghuni Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya, ambil bagian dalam berbagai lomba untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi para Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk merasakan kebahagiaan dan semangat kemerdekaan.
Lomba diawali dengan peragaan busana, di mana para ODGJ berjalan di atas karpet merah sambil mendapat sorakan dan tepuk tangan dari para petugas. Kemeriahan berlanjut pada lomba memindahkan air, yang diwarnai tawa dan semangat peserta meski harus rela basah demi menyelesaikan tantangan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, menjelaskan bahwa dari total 601 ODGJ yang tinggal di Liponsos Keputih, sebanyak 200 orang dipilih untuk mengikuti lomba agar tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan sosial.
“Tujuan utama kami adalah memberikan ruang bagi mereka untuk merasakan semangat kemerdekaan dan menghindari kejenuhan karena terlalu lama berada di dalam ruangan,” kata Mia saat memantau jalannya kegiatan, Rabu (13/8/2025).
Selain lomba kemerdekaan, Mia menyebutkan bahwa para penghuni Liponsos juga rutin mengikuti berbagai kegiatan produktif, seperti membatik, berkebun, mencuci motor, hingga belajar mengelola angkringan. Ada pula kegiatan religius seperti mengaji, serta penyaluran bakat melalui grup musik internal yang dinamai Band Waras.
“Semua kegiatan ini kami rancang agar mereka bisa mendapatkan bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat nanti. Dengan begitu, mereka bisa lebih mandiri dan tidak bingung ketika mencari pekerjaan,” pungkas Mia.
Kegiatan lomba 17-an ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bagian dari terapi sosial untuk mendukung pemulihan mental para ODGJ di Liponsos Keputih. [can/beq]






