Banyuwangi (beritajatim.com) – Skor akhir di papan menunjukkan 3-4 hasil pertandingan antara NZR Sumbersari vs Persewangi Banyuwangi. Bermain di Stadion Diponegoro, keduanya tampil ngotot mengarungi laga awal kompetisi Liga 3.
Persewangi Banyuwangi klub kebanggaan masyarakat Blambangan berhasil mencuri poin di pertandingan awal ini. Mereka mampu mengalahkan klub wakil dari Malang dengan cukup meyakinkan.
Jumlah gol dari kedua klub ini cukuplah menjadi penghibur bagi penggemar dan pecinta sepakbola di Banyuwangi. Apalagi, di antara gol itu mengantarkan salah satunya menjadi pemenang pada pertandingan tersebut.
NZR Sumbersari berhasil melesakkan sebanyak 3 gol. Sementara, Laskar Blambangan mengunggulinya dengan 4 gol.
Gol perdana dicetak oleh Persewangi Banyuwangi saat pertandingan masih berjalan 6 menit di babak pertama. Tiga menit berselang, umpan silang dari sisi kiri mampu diselesaikan melalui sundulan kepala pemain depannya untuk menggandakan kedudukan 0-2.
Merasa lebih unggul, anak-anak justru terlena. Kesalahan di lini tengah membuat bola mampu dikuasai oleh pemain NZR Sumbersari.
Pemainnya melakukan solo run dari sisi kiri dengan dribel bola yang kuat untuk membobol gawang Persewangi Banyuwangi. NZR Sumbersari menyusul 1-2 hingga paruh pertama usai.
Gol tersebut menjadi lecutan semangat para pemain tamu. Mereka lebih mengintensifkan serangan demi serangan.
Babak kedua, mereka semakin menata organisasi permainan. Begitu pula sebaliknya dengan anak-anak Banyuwangi.
Keputusan yang cukup kontroversi terjadi saat permainan berada di menit ke 51′. Pengadil lapangan tiba-tiba mencabut dua kartu merah dari sakunya.
Masing-masing untuk pemain depan NZR Sumbersari dan pemain bertahan Persewangi Banyuwangi. Keduanya tampak terlibat clash di tengah lapangan.
Meskipun dari tayangan video terlihat saat pemain depan NZR Sumbersari melakukan sikutan terhadap pemain bertahan Persewangi Banyuwangi.
Namun hal itu telah menjadi keputusan. Kemudian, pertandingan tetap dilanjutkan meski sempat terjadi protes dari sejumlah pemain di lapangan.
BACA JUGA:
Pelatih Persewangi Banyuwangi Bongkar Kelemahan Persid Jember
Sejenak melupakan kejadian itu, kedua kesebelasan terus berusaha untuk tampil baik. Namun, keberuntungan kembali menaungi Banyuwangi.
Lewat sontekan pemain depan nomor 13, gol kembali tercipta. Gol yang membuat gemuruh, sorak sorai pendukung Laros di stadion. Persewangi Banyuwangi unggul 1-3.
Perjuangan berlanjut. Upaya tendangan sudut NZR Sumbersari membuahkan hasil. Lekukan bola yang menuju ke kotak penalti sebenarnya mampu dihalau oleh pemain bertahan Persewangi Banyuwangi, namun jatuh kembali ke pemain lawan.
Tak mau menyiakan peluang. Bola yang datang disontek seketika. Tendangan mendasar pemain di kotak penalti menjebol gawang Persewangi yang menipiskan kedudukan 2-3.
BACA JUGA:
Persewangi Banyuwangi Tak Pasang Target Tinggi di Liga 3
Namun, pada akhir pertandingan keduanya masih terus berupaya menjadi yang terbaik. Meski, NZR Sumbersari harus mengakui keunggulan tuan rumah yang lebih produktif.
Persewangi Banyuwangi menang dengan skor akhir 4-3 atas NZR Sumbersari.
Selanjutnya, anak Laskar Blambangan akan kembali bermain esok hari, Senin (11/12/2023) di lanjutan Liga 3 menghadapi Persebo Muda Bondowoso. [rin/but]






