Surabaya (beritajatim.com) – Fasilitas olah raga di Surabaya semakin banyak pilihannya, salah satunya olah raga basket ball.
Salah satu Mal di Surabaya selatan yang menggelar Cito Basketball League (CBL) 2026. Turnamen basket yang berlangsung di Positive Impact Arena, area rooftop City of Tomorrow (Cito) Surabaya, itu sukses menarik puluhan klub dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 12 Juli 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah pembinaan atlet basket dari kelompok usia dini hingga senior.
Tingginya jumlah peserta menjadi bukti besarnya antusiasme komunitas basket terhadap kejuaraan ini. CEO Positive Impact Management sekaligus Project Director CBL 2026, Frans Oentoro mengungkapkan bahwa respons peserta melampaui ekspektasi penyelenggara.
“Kami mengadakan Cito Basketball League 2026 untuk pertama kalinya. Antusiasme peserta sangat baik, bahkan di luar perkiraan kami sebagai penyelenggara,” ujar Frans, minggu (14/6/2026).
Menurutnya, CBL 2026 mempertandingkan 11 kategori kelompok umur, mulai dari KU-8 hingga KU-45 tahun. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 65 tim telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Pontianak dan Balikpapan.
“Saat ini sudah ada 65 tim yang mendaftar. Seluruhnya merupakan klub basket dari berbagai daerah. Bahkan ada peserta dari luar Pulau Jawa seperti Pontianak dan Balikpapan,” tambahnya.
Frans menegaskan bahwa CBL 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem pembinaan atlet basket sejak usia dini.
Menurutnya, pengalaman bertanding yang menyenangkan akan mendorong para pemain untuk semakin mencintai olahraga basket dan meningkatkan intensitas latihan mereka.
“Tujuannya agar peserta merasa senang saat bermain basket. Ketika mereka bahagia, mereka akan semakin rajin berlatih.
Selain itu, ajang ini juga menjadi bagian dari pembibitan atlet basket untuk masa depan,” imbuhnya.
Keberadaan kompetisi seperti CBL dinilai penting untuk melahirkan talenta-talenta baru yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Mall Manager Cito Surabaya, Indra Irmawan, mengatakan penyelenggaraan CBL menjadi bagian dari transformasi Cito sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Menurutnya, pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang berkumpul bagi komunitas dan pelaku gaya hidup aktif.
“Dari Cito sendiri, ini merupakan bagian dari transformasi kami dari pusat perbelanjaan menjadi pusat kegiatan lifestyle sekaligus pusat komunitas,” ujarnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk pengembangan olahraga di Surabaya.(way/aje)






