Ringkasan Berita
- Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto setelah menerima SK kepengurusan pada 2 November 2026.
- Ning Ita menyiapkan tiga agenda utama konsolidasi, yakni program, struktural, dan finansial untuk memperkuat organisasi partai.
- Gerindra Kota Mojokerto mulai mempersiapkan strategi politik menuju Pemilu 2029 dengan target meningkatkan kemenangan elektoral partai.
Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, resmi dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Mojokerto. Usai menerima amanah baru tersebut, Ning Ita langsung menyiapkan langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
Surat Keputusan (SK) kepengurusan diserahkan oleh Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Hidayat, kepada Ning Ita di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Jalan Gayungsari Barat Nomor 14, Surabaya, Senin (2/11/2026).
Ning Ita mengatakan, jabatan sebagai ketua partai merupakan tanggung jawab baru yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus. Terdapat tiga agenda utama yang menjadi arahan Ketua DPD Gerindra Jawa Timur untuk memperkuat organisasi, yakni konsolidasi program, struktural, dan finansial.
“Pertama konsolidasi program. Jadi program nasional dan juga program yang ada di daerah. Kemudian yang kedua adalah konsolidasi struktural. Gerindra ini tidak hanya struktur DPC, tetapi sayap-sayapnya banyak. Nah, ini harus kita lakukan konsolidasi. Dan yang ketiga adalah konsolidasi finansial,” ungkapnya.
Menurut Ning Ita, konsolidasi program menjadi langkah penting untuk menyelaraskan agenda partai di tingkat nasional dan daerah. Sementara konsolidasi struktural diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara pengurus DPC dengan berbagai organisasi sayap Partai Gerindra.
Adapun konsolidasi finansial menjadi perhatian untuk menunjang keberlangsungan organisasi sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai agenda partai. Ketiga langkah tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membangun soliditas internal Gerindra Kota Mojokerto.
Upaya konsolidasi ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik 2029. Ning Ita menegaskan, kemenangan Gerindra dalam pemilihan presiden sebelumnya harus menjadi pijakan untuk meningkatkan capaian elektoral partai pada pemilu mendatang.
“Targetnya, 2029, Gerindra yang sudah memenangkan presiden, maka partainya yang harus menang,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru, Ning Ita berharap seluruh jajaran Gerindra Kota Mojokerto dapat bergerak bersama dalam menjalankan agenda konsolidasi. Penguatan program, struktur organisasi, dan finansial menjadi fokus utama untuk mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2029.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kesiapan Gerindra Kota Mojokerto dalam menghadapi agenda politik mendatang. [tin/suf]






