Surabaya (beritajatim.com) – Mengeluarkan zakat fitrah di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap muslim, bahkan kepada bayi yang baru lahir ke kedunia sebelum sholat Idul Fitri.
Zakat fitrah juga merupakan rukun Islam yang ketiga setelah syahadat dan sholat. Membayar zakat fitrah dapat dimulai sejak memasuki bulan Ramadhan hingga sebelum dilaksanakannya sholat idul fitri.
Zakat fitrah dikeluarkan oleh seorang muslim berupa bahan makanan pokok dengan niat khusus. Jika di Indonesia maka berupa beras dengan takaran 2,5 kilogram.
Baca Juga: Persebaya akan Nilai Pemain saat Jamu Dewa United, Dilepas atau Dipertahankan
Berikut niat zakat fitrah, baik untuk diri sendiri, istri, anak, maupun orang lain sebelum diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
Dalam artikel ini juga dilengkapi dengan niat zakat fitrah dengan lafadh latin sebagai penjelas untuk membaca niat Arab disertai artinya.
1. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat zakat fitrah untuk istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an zaujati fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Baca Juga: Sinopsis Bullet Head yang Tayang di Bioskop Trans TV: Aksi Tiga Perampok yang Diburu Anjing Ganas
3. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an waladi … (sebut nama anak) fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
4. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an binti … (sebut nama anak) fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
5. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘anni wa ‘an jami’i ma yalzamuni nafaqotuhum syar’an fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Baca Juga: Ribuan Warga dan Ratusan Anak Yatim Terima Sembako dari Bogasari
6. Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an … (sebut nama orang) fardol lillahi ta’ala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama orang), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Sementara itu, orang yang menerima zakat disunnahkan mendoakan pemberi dengan doa-doa yang baik. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa pun. Berikut contoh doa yang bisa dilafalkan setelah menerima zakat.
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Akhrojakalloh fima a’thoita, wabaroka fima abqoita, waja’alahu laka thohuro.
“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
Demikian mengenai niat zakat fitrah sesuai syariat Islam yang dikeluarkan saat bulan Ramadhan. Dilengkapi dengan tulisan latin dan terjemahannya. (ian)






