Surabaya (beritajatim.com) – Umat Islam memiliki kekayaan ibadah yang luar biasa, salah satunya adalah sholat tahajud. Sholat ini bisa menjadi jalan bagi mereka yang ingin mendekatkan diri pada Sang Pencipta, terlebih di bulan Ramadan. Waktu pelaksanaannya dari setelah sholat Isya hingga menjelang fajar, dan memiliki keutamaan yang luar biasa. Berikut niat sholat tahajud dan berikut bacaan doa yang mustajab.
Menurut buku “Dahsyatnya Tahajud, Subuh & Dhuha” karya Adnan Tarsyah, terdapat beberapa dalil yang menggarisbawahi pentingnya sholat tahajud, seperti yang disebutkan dalam surat Al Muzzammil ayat 1-20. Rasulullah SAW juga telah menjelaskan keutamaan sholat tahajud dalam hadisnya, yang berbunyi:
“Kerjakanlah sholat malam, karena sholat malam itu kebiasaan orang-orang yang saleh sebelum kamu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, juga sebagai penebus pada segala kejahatan (dosa) mencegah dosa serta dapat menghindarkan penyakit dari badan,” (HR Imam Tirmidzi & Ahmad).
Melaksanakan sholat tahajud pun tidak sulit, yang mana sama seperti sholat sunah pada umumnya. Yang membedakannya hanyalah niat dan doa yang bisa dipanjatkan setelah melakukan sholat tahajud.
Niat Sholat Tahajud Dua Rakaat
Berikut ini merupakan niat sholat tahajud dua rakaat.
اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Arab latin: “Ushallii sunnata-t-tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alla,”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala,”
Nah, setelah selesai mengerjakan sholat tahajud, dianjurkan untik membaca doa sholat tahajud yang mustajab. Doa ini sangat dianjurkan dibaca pada sepertiga malam sebelum masuk waktu subuh lantaran memiliki keistimewaan yang melimpah.
Doa Sholat Tahajud yang Mustajab
اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ
Arab latin:
“Allahumma lakalhamdu annta nuurussamaawaati wal’ardhi wa manfiihina wa lakalhamdu annta, wa lakalhamdu annta qayyimussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna, wa lakalhamdu annta rabbussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna.
Wal lakalhamdu annta mulkussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna, wa lakalhamdu annta malikussamaawaati wal’ardhi wa manfiihinna wa lakalhamdu anntalhaqq wa wa’dukalhaqq, wa liqaa’uka haqq, wa qauluka haqq, waljannatu haqq, wannaaru haqq, wannabiyuuna haqq, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa sallam haqq, wassaa’atu haqq.
Allahumma laka aslamtu wa ‘alaika tawakkaltu wa bika aamanntu wa ilaika anabtu wa bika khaashuamtu wa ilaika haakamtu fagfirlii maa qaddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, anntalmuqaddimu wa anntalmu’akhkhiru laa ilaaha illaa annta anta ilaahii laa illaa annta.”
Artinya:
“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya.
Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar (ada), neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.
Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum.
Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau,”
Sholat tahajud memiliki banyak keutamaan, antara lain mendekatkan diri dengan Allah SWT, meningkatkan keimanan, mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW, dijauhkan dari segala kemaksiatan, dikabulkannya doa, dimudahkan segala urusan, dan diberi rezeki yang melimpah.
Sholat tahajud menjadi sarana untuk memohon kepada Allah SWT agar keinginan kita dikabulkan-Nya. Dibutuhkan ketulusan hati, niat yang sungguh-sungguh, serta konsistensi dalam beribadah.
Meskipun manusia hanya bisa berusaha, pada akhirnya Allah SWT yang menentukan segalanya. Semoga dengan sholat tahajud, iman kita semakin kuat, dan segala keinginan kita mendapatkan berkah-Nya. Aamiin. [mnd/aje]






