Gresik (beritajatim.com)- Ular piton berukuran besar kembali mengganggu aktivitas warga. Hal ini dialami oleh Rozi warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik. Dirinya kaget dan ketakutan melihat ular piton menyantap ayam ternaknya sewaktu hendak memberi makan. Tak ingin celaka warga Desa Melirang itu melaporkan kejadian ini ke petugas Damkarla Gresik.
Sebelum kejadian, dirinya menceritakan ke belakang rumah mau memberi makan ayam yang dipelihara. Tiba-tiba kaget melihat ayamnya dililit ular piton lalu disantapnya karena kelaparan.
Melihat kejadian itu, Rozi malah kuatir pada keselamatan dirinya dan tidak berani menangkap sendiri. Kemudian tanpa berpikir lama. Dirinya meminta bantuan ke petugas Damkarla Gresik.
“Daripada saya malah celaka langsung melapor ke petugas damkarla untuk mengevakuasi ular piton berukuran dua meter,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).
Setelah mendapat laporan petugas damkarla yang sedang piket bergegas menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan APD ular yang dimiliki.
Tiba di lokasi personil damkarla berjumlah lima orang melakukan evakuasi penangkapan ular. Evakuasi ular piton tersebut dilakukan dengan menyiram cairan deterjen sehingga ular mau keluar dari lubang sapitank saat bersembunyi.
“Sewaktu kami siram dengan deterjen ular piton ini tidak mau keluar. Namun setelah disiram kedua kalinya baru keluar dan langsung ditangkap,” kata Sugiono petugas piket Damkarla Gresik.
Dia menuturkan, semula anggotanya cukup kesulitan mengeluarkan ular piton yang bersembunyi di sapitank usai menyantap seekor ayam.
“Ular piton yang kami evakuasi ini seperti kekanyangan setelah menyantap ayam,” tuturnya. [dny/aje]






