Malang (beritajatim.com) – SDN 3 Sumberagung di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang akan segera menerapkan program ngaji bersama. Langkah tersebut dilakukan, lantaran minimnya jumlah
murid di lembaga setempat, yaitu hanya 30 orang.
Rincinya, untuk murid kelas 1 ada 4 orang. 7 orang untuk murid kelas 2. Selanjutnya murid kelas 3 ada 8 orang. Sedang murid kelas 4 ada 2 orang. Dan 8 orang untuk jumlah murid kelas 5 serta hanya 1 orang untuk murid kelas 6.
Menurut Sugianto, seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 3 Sumberagung menjelaskan, selain program mengaji itu sebagai ajang promosi agar masyarakat sekitar memandang SDM di lembaga setempat ada kemajuan dari tahun sebelumnya.
“Sesuai hasil kesepakatan untuk penerapan ngaji bareng nanti bersamaan dengan tahun ajaran baru Juli 2024 mendatang. Adapun untuk jadwalnya yaitu setiap hari Senin dan Kamis,” kata Sugianto, Kamis (30/5/2023).
Adapun mengenai metode pembelajarannya, lanjut Sugianto, bagi siswa yang sudah bisa baca Al-Qur’an, dimulai dari juz Amma. “Bagi anak-anak yang bisa baca Al-Qur’an kita bimbing mulai dari iqro’,” ucap Sugianto.
Disinggung untuk perekrutan murid di tahun ajaran baru Juli 2024 mendatang, Sugianto mengaku, saat ini baru ada satu orang calon murid yang mendaftar. “Seperti informasi yang saya dengar dibelakang itu ada sekitar 5 orang calon murid yang siap mendaftar,” tegasnya.
Meski demikian, Sugianto yakin, lembaga yang terletak di jalan Raya menuju pantai wisata Sendang Biru ini kedepan ada kemajuan. Hal itu berkat kepedulian Pemerintah Desa Sumberagung untuk kemajuan lembaga tersebut.
“Alhamdulilah Pak Kades Sumberagung Muzayyid memberi motivasi untuk perkembangan murid baru. Beliau juga berupaya agar jumlah siswa di SDN 3 Sumberagung maksimal seperti lembaga yang lain. Dengan penerapan program mengaji nanti, saya berharap, kedepan SDN 3 Sumberagung ini menjadi maju dan berkembang,” pungkasnya.
Sementara itu, mewakili Plt Kepala SDN 3 Sumberagung Andika S.Pd yang juga seorang guru kelas 6 mengaku sangat mendukung dengan program mengaji.
Kata Andika, karena mengaji selain meningkatkan akhlaq sekaligus sebagai ajang promosi kepada masyarakat. Dimana pendidikan di desa setempat memang harus di kedepankan.
“Upaya kami untuk mendapatkan murid baru dengan jumlah maksimal, selain melalui program keagamaan juga sowan ke masyarakat termasuk Kepala Desa Sumberagung. Respon pak Kades sangat mendukung, beliau juga sedang berupaya agar SDN 3 Sumberagung ini tetap mendapat siswa walau tidak sebanyak seperti di lembaga lain,” tutur Andika.
Andika menambahkan, upaya lain yang dilakukan meraih banyak murid baru, yaitu melalui kesenian. Dalam hal ini pihaknya mendatangkan seorang guru tari dari wilayah Kecamatan Turen. “Siswa disini juga meraih juara 3 OSN 2024 bidang matematika tingkat Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Namanya Lia Fitri Ramadhani murid kelas 5,” pungkas Andika. (yog/kun)






