Surabaya (beritajatim.com)– Seorang nenek di Surabaya tewas usai tercebur di sungai di Karangpilang, Kamis (21/12/2023). Diketahui nenek ini adalah Riyamah (65) warga Jalan Kemlaten, Karangpilang Surabaya.
Dari informasi yang dihimpun, Riyamah memiliki penyakit pikun dan pendengaran yang berkurang.
Kapolsek Karangpilang A. Risky Fardian mengatakan, sebelum tenggelam di Sungai Brantas, korban ini kerap jalan-jalan sendiri. Sebelum tenggelam pun ada warga yang melihat Riyamah berjalan sendirian ke arah sungai.
“Ada saksi yang melihat korban nyebrang dari Kemlaten Gang IX mengarah ke Sungai,” kata Risky, Kamis (21/12/2023).
Setelah sekian waktu, saksi tidak melihat korban kembali. Ia pun menyuruh anaknya untuk melihat di sekitar bantaran kali. Ali Sholeh yang disuruh ibunya lantas berangkat ke sungai.
Saat itu ia melihat Riyamah sudah dalam kondisi telungkup tersangkut eceng gondok.
“Warga dan anak korban setelah dari TKP Sungai Karangpilang langsung melapor ke 112 dan Polsek Karangpilang. Lalu petugas melakukan evakuasi,” imbuh Risky.
Sayangnya, sesampainya di RS Siti Khodijah dan sempat diperiksa dokter sejenak, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. (Ang/Aje)






