Banyuwangi (beritajatim.com) – Moda transportasi darat khususnya kereta api masih menjadi pilihan di samping moda transportasi lain. Kondisi ini terlihat dari jumlah penumpang selama perayaan natal dan tahun baru (Nataru) cenderung meningkat.
Vice President Daop 9 Jember Broer Rizal mengatakan, pada angkutan Nataru 2022/2023 ini, Daop 9 Jember menyediakan 188.352 tempat duduk selama periode tersebut. Perhari Daop 9 menyediakan 10.464 tiket yang berasal dari 18 perjalanan kereta api.
Di antaranya, KA Ranggajati, Wijayakusuma, Blambangan Ekspress, Logawa, Sritanjung, Tawangalun, Probowangi dan Pandanwangi. Data terakhir hingga 22 Desember, tercatat sebanyak 111.317 tiket telah terjual atau 59 persen dari total tiket yang disediakan.
“Melalui persiapan yang matang, kita harapkan moda transportasi KA selama masa Angkutan Nataru ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” jelas Broer.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pt-kai”]
Di samping itu, KAI telah memastikan keandalan sarana dan prasarana. Pihaknya bersama Kementerian Perhubungan telah melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima.
“Dari sisi fasilitas, Daop 9 Jember juga telah mempersiapkan dengan optimal mulai dari memasuki area stasiun, di atas kereta, hingga keluar area stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan,” jelasnya.
Kendati demikian, Broer menegaskan, keselamatan dan keamanan kereta api menjadi prioritas utama. Daop 9 Jember terus melakukan pengecekan secara berkala di sejumlah titik rawan bencana.
“Proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar,” pungkasnya. [rin/suf]






