Sampang (beritajatim.com) – Nasi Korang abalih atau yang dikenal dengan istilah nasi Kobel adalah makanan khas warga di pesisir Kabupaten Sampang, tepatnya di Desa Camplong.
Awalnya, nasi Kobel ini hanya dapat dijumpai di sekitar daerah Camplong, kerana santapan bagi nelayan yang pulang melaut. Tetapi, sekarang nasi Kobel mudah ditemukan di berbagai daerah karena telah dijual bebas menjadi salah satu menu makanan.
Biasanya, nasi Kobel ini dijajakan mulai pukul empat sore hingga menjelang subuh sembari menunggu para nelayan pulang dari melaut.
Konon, sebelum makanan ini diperjualbelikan, para istri nelayan membawakan nasi Kobal ini menunggu suami mereka tiba di pantai sehabis melaut. Nasi Kobal sendiri terdiri dari nasi putih, semur ikan tongkol, tahu dan sambal.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kuliner”]
“Sekarang tidak sulit menemukan nasi Kobal, kerana banyak warung makanan yang menjual. Ditambah tidak ada batasan waktu tertentu seperti yang ada di Desa Camplong,” ucap Samsuri, warga Sampang penikmat nasi Kobel,” terangnya, Minggu (25/9/2022).
Samsuri menambahkan, nasi Kobal yang dijual sekarang, menjadi jujukan para warga yang terkadang melintas di wilayah Camplong. Cukup dengan Rp 7000 sudah bisa menikmati nasi Kobal.
“Sekarang nasi Kobal ini sudah terkenal dan menjadi buruan warga yang suka menikmati kuliner lokal Sampang,” tandasnya. [sar/but]






