Blitar (beritajatim.com) – Upaya penyeludupan narkoba ke Lapas IIB Blitar kembali terjadi. Kali ini upaya penyelundupan narkoba jenis pil LL berhasil digagalkan petugas.
Penyeludupan kali ini menggunakan modus baru yakni dengan mencampurkan ratusan butir pil LL langsung ke dalam nasi putih. Upaya penyelundupan ini tergolong nekat dan licin.
Pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menyamarkan ratusan butir pil di sela-sela butiran nasi dalam sebuah kotak makanan. Namun, “insting intelijen” tim penggeledahan yang terdiri dari staf Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) serta Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) jauh lebih tajam.
Kepala KPLP Lapas IIB Blitar, Fathah Dien Akbar, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar faktor keberuntungan, melainkan hasil dari ketelitian prosedur pemeriksaan barang bawaan yang sangat ketat.
“Insting intelijen dan ketelitian petugas menjadi kunci. Kami memastikan setiap barang bawaan diperiksa secara mendetail. Modus mencampurkan pil ke dalam nasi ini diduga kuat sengaja dilakukan untuk menyamarkan bentuk dan warna barang haram tersebut agar luput dari pandangan,” tegas Fathah.
Makanan “beracun” tersebut dibawa oleh seorang pengunjung yang ditujukan bagi salah satu warga binaan kasus narkotika. Tidak berhenti di situ, petugas juga mengidentifikasi adanya keterlibatan beberapa warga binaan lain yang diduga sebagai pemesan dengan rencana mengedarkan barang tersebut di dalam blok hunian.
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion, memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme jajarannya di lapangan. Menurutnya, momentum hari besar keagamaan sering kali dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari celah keamanan.
“Saya mengapresiasi kesigapan petugas. Hal ini membuktikan bahwa sistem deteksi dini di Lapas Blitar berjalan optimal. Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama kami,” ujar Romi.
Ia juga menegaskan bahwa Lapas Blitar tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba.
“Kami berkomitmen menindak tegas setiap upaya penyelundupan barang terlarang demi mewujudkan Lapas Blitar yang bersih dari narkoba dan segala bentuk pelanggaran lainnya,” pungkasnya dengan nada tajam.
Guna mengusut tuntas jaringan penyelundupan ini, pihak Lapas Blitar bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Polres Blitar Kota. Seluruh barang bukti ratusan butir pil LL beserta keterangan awal para terduga pelaku telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pendalaman hukum lebih lanjut. [owi/aje]






